Kecewa Oknum Aremania Masuk Lapangan, Iwan Budianto Sebut Arema Terancam Sanksi
Editor Bolanet | 7 Oktober 2018 16:39
Bola.net - - Insiden masuknya sejumlah Aremania, julukan suporter Arema, ke dalam lapangan pada laga antara tim kesayangan mereka dan Persebaya Surabaya mengundang keprihatinan Iwan Budianto. CEO Arema FC ini kecewa insiden ini terjadi ketika fokus perhatian publik masih terarah ke lapangan hijau.
IB, sapaan karib Iwan Budianto, menegaskan bahwa ulah sebagian Aremania ini melanggar regulasi. Karenanya, IB menyebut bahwa saat ini ancaman sanksi mengintai di depan mata.
"Maka akan ada konskuensinya. Bisa laga tanpa penonton atau bisa sampai laga usiran," ujar IB, dalam rilis manajemen Arema FC, Minggu (07/10).
IB menambahkan, risiko itu harus diterima dengan besar hati. Pria berusia 44 tahun ini berharap, jika terkena sanksi, hal ini bisa menyadarkan Aremania agar kelak insiden serupa tidak terulang lagi.
"Aremania dikenal punya jiwa kesatria. Sebagai kesatria, kami harus berbesar hati untuk menerima hukuman, apa pun itu" tuturnya.
Sebelumnya, usai laga antara Arema dan Persebaya, ratusan Aremania menghambur ke dalam lapangan. Mereka tampak terbawa suasana kemenangan yang baru saja diraih Arema. Mereka baru bubar usai polisi melepas sejumlah anjing dari unit K-9 untuk menghalau massa
Pada jeda antar babak pun, sejumlah Aremania sempat masuk ke dalam lapangan. Mereka tampak memprovokasi pemain Persebaya yang sedang pemanasan. Ulah sejumlah oknum Aremania ini sempat memicu ketegangan dengan seorang pemain cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan. Namun, aparat keamanan mampu melerai sehingga kejadian ini tak berlanjut.
Tak hanya masuk lapangan, sepanjang laga ini masih terdengar chant provokatif dan bermuatan ajakan kekerasan. Padahal, belakangan ini, semua pihak tampak berkampanye untuk menghentikan kekerasan di sepak bola.
Lebih lanjut, IB benar-benar berharap insiden memalukan ini tak lagi terulang. Karenanya, selain menanti sanksi, ia mengaku akan mengajak diskusi perwakilan Aremania.
"Klub akan memanggil para perwakilan Aremania mengajak bicara. Bahwa kerugian ini tidak hanya klub yang menanggung, tapi juga Aremania sendiri," ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI ini.
Sementara itu, IB berharap semua pihak termasuk Aremania tak terpancing dan justru memperkeruh suasana dengan segala informasi di media sosial. Ia berharap semua pihak tetap menjaga kondusivitas.
"Mari kita songsong perubahan yang lebih baik di laga laga berikutnya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Link Streaming BRI Super League: Arema FC vs Malut United
Bola Indonesia 1 April 2026, 15:51
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
Liga Italia 3 April 2026, 09:30
-
Roberto De Zerbi Tegaskan Siap Bertahan di Tottenham Meski Terdegradasi
Liga Inggris 3 April 2026, 08:00
-
Arne Slot Minta Liverpool Tampil Maksimal Lawan Manchester City
Liga Inggris 3 April 2026, 07:30
-
Gianluigi Buffon Resmi Mundur dari Timnas Italia, Ikuti Jejak Gravina
Piala Dunia 3 April 2026, 05:54
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














