Kembali Jadi Exco PSSI, La Nyalla Akui Hormati MoU
Editor Bolanet | 22 Februari 2013 09:40
- La Nyalla Matalitti bakal kembali ke PSSI hari ini sebagai anggota Komite Eksekutif. Hal ini, menurut Ketua Umum KPSI ini, dilakukan untuk menghormati MoU antara PSSI dan KPSI yang telah tercapai beberapa waktu lalu.
Ya, jam 10 hari ini, saya akan berkantor di PSSI sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco), ujar La Nyalla, pada .
Ini adalah perintah MoU. Saya menghormati MoU, sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla beserta tiga koleganya, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani dipecat oleh Komite Etik PSSI dari keanggotaan mereka di Komite Eksekutif PSSI. Pemecatan ini diambil dengan alasan keempat orang ini melanggar tata tertib organisasi.
Sementara itu, kembalinya La Nyalla cs ini disambut positif oleh Tondo Widodo. Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini, dengan bergabungnya kembali empat anggota Exco ini di PSSI, maka konflik yang melanda sepakbola Indonesia seharusnya sudah bisa dikatakan usai.
Dengan kembalinya mereka, berarti mereka mengakui lagi kepemimpinan PSSI saat ini. Tidak ada lagi PSSI KLB Ancol juga tidak ada lagi KPSI. Liga juga lebih mudah disatukan karena pimpinan mereka sudah di dalam PSSI. Timnas juga akan lebih kuat. Jadi, kongres sudah tidak perlu lagi, ujar Tondo. (den/row)
Ya, jam 10 hari ini, saya akan berkantor di PSSI sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco), ujar La Nyalla, pada .
Ini adalah perintah MoU. Saya menghormati MoU, sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla beserta tiga koleganya, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani dipecat oleh Komite Etik PSSI dari keanggotaan mereka di Komite Eksekutif PSSI. Pemecatan ini diambil dengan alasan keempat orang ini melanggar tata tertib organisasi.
Sementara itu, kembalinya La Nyalla cs ini disambut positif oleh Tondo Widodo. Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI ini, dengan bergabungnya kembali empat anggota Exco ini di PSSI, maka konflik yang melanda sepakbola Indonesia seharusnya sudah bisa dikatakan usai.
Dengan kembalinya mereka, berarti mereka mengakui lagi kepemimpinan PSSI saat ini. Tidak ada lagi PSSI KLB Ancol juga tidak ada lagi KPSI. Liga juga lebih mudah disatukan karena pimpinan mereka sudah di dalam PSSI. Timnas juga akan lebih kuat. Jadi, kongres sudah tidak perlu lagi, ujar Tondo. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















