Kemenpora dan PSSI Disarankan Berpegangan Merah-Putih
Editor Bolanet | 14 Juni 2015 21:24
- Polemik yang melanda sepak bola nasional, hingga kini belum menemukan jalan keluarnya. Bahkan, Komisi X DPRI-RI terus mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melakukan mediasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Solusi serupa, juga sampaikan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama. Menurutnya lagi, persoalan pasti bisa diselesaikan jika kedua belah pihak rela membuka diri dan berpikir hanya untuk pencapaian prestasi.
Kita harapkan, gelaran sepak bola bertajuk Liga Desa Indonesia (LIDI), di Belitung Timur ini, bisa menjadi oase. Kemudian medali perunggu, juga bisa diraih Timnas Indonesia U-23, terangnya.
Sehingga, tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita introspeksi dan duduk bersama demi olahraga kita. Selama kita punya pegangan yang sama, Merah-Putih, saya yakin masalah ini pasti bisa diatasi, imbuh adik kandung dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok tersebut.
Selain itu ditegaskannya, siap menyukseskan pelaksanaan putaran final LIDI 2015 dan Rapat Kerja Nasional Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Rakernas BASRI), 14-16 Juni. Bahkan Panitia Pelaksana (Panpel) telah mendapatkan restu dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta berkoordinasi dengan Tim Transisi.
Kami senang karena diberi kesempatan ini. Apalagi, visi dan misi BASRI juga selaras dengan rencana kerja kami, yaitu desa mendukung kota. Kami ingin sepak bola seperti matahari tidak ada yang menghalangi dan mampu menyinari semua anak bangsa. Kalau kita semua bersatu dan bekerja sama, tentulah sepak bola kita akan kuat, pungkasnya. (esa/hsw)
Solusi serupa, juga sampaikan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama. Menurutnya lagi, persoalan pasti bisa diselesaikan jika kedua belah pihak rela membuka diri dan berpikir hanya untuk pencapaian prestasi.
Kita harapkan, gelaran sepak bola bertajuk Liga Desa Indonesia (LIDI), di Belitung Timur ini, bisa menjadi oase. Kemudian medali perunggu, juga bisa diraih Timnas Indonesia U-23, terangnya.
Sehingga, tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita introspeksi dan duduk bersama demi olahraga kita. Selama kita punya pegangan yang sama, Merah-Putih, saya yakin masalah ini pasti bisa diatasi, imbuh adik kandung dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok tersebut.
Selain itu ditegaskannya, siap menyukseskan pelaksanaan putaran final LIDI 2015 dan Rapat Kerja Nasional Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Rakernas BASRI), 14-16 Juni. Bahkan Panitia Pelaksana (Panpel) telah mendapatkan restu dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta berkoordinasi dengan Tim Transisi.
Kami senang karena diberi kesempatan ini. Apalagi, visi dan misi BASRI juga selaras dengan rencana kerja kami, yaitu desa mendukung kota. Kami ingin sepak bola seperti matahari tidak ada yang menghalangi dan mampu menyinari semua anak bangsa. Kalau kita semua bersatu dan bekerja sama, tentulah sepak bola kita akan kuat, pungkasnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











