Kemenpora Pastikan Belum Sepakati Perintah Wapres RI
Editor Bolanet | 25 Mei 2015 22:13
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tetap pada pendiriannya membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Karena itu, belum sepakat untuk mencabut Surat Keputusan pada 17 April terkait pembekuan PSSI, sekalipun sudah diperintahkan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla.
Hal tersebut, sebelumnya disampaikan JK- sapaan Jusuf Kalla- setelah adanya pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca IP Panjaitan, Mantan Ketua Umum PSSI yang kini menjadi Ketua Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar, serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (25/5).
Belum ada kesepakatan, sebab baru sebatas opsi. Pak menteri berbicara tiga opsi penyelesaian PSSI, ujar Deputi V Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Opsi pertama pembekuan. Opsi kedua dicabut, dan ketiga SK direvisi serta kemudian PSSI diaktifkan kembali. Tapi, Tim Transisi tetap eksis. Kalau kemudian disebutkan menteri hari ini sepakat mencabut, belum ada kesepakatan, imbuhnya.
Selain itu, Gatot juga belum bisa memastikan kapan opsi tersebut akan diputuskan diambil. Sebab menurutnya, pihaknya masih perlu untuk melakukan pendalaman lagi.
Menteri meminta untuk mengkaji di internal dan ditindaklanjuti. Nanti dikomunikasikan lagi ke JK. Memang tanggal 29 Mei (batas waktu FIFA) sudah dekat, jadi harus secepatnya ada keputusan, pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, sebelumnya disampaikan JK- sapaan Jusuf Kalla- setelah adanya pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca IP Panjaitan, Mantan Ketua Umum PSSI yang kini menjadi Ketua Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar, serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (25/5).
Belum ada kesepakatan, sebab baru sebatas opsi. Pak menteri berbicara tiga opsi penyelesaian PSSI, ujar Deputi V Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
Opsi pertama pembekuan. Opsi kedua dicabut, dan ketiga SK direvisi serta kemudian PSSI diaktifkan kembali. Tapi, Tim Transisi tetap eksis. Kalau kemudian disebutkan menteri hari ini sepakat mencabut, belum ada kesepakatan, imbuhnya.
Selain itu, Gatot juga belum bisa memastikan kapan opsi tersebut akan diputuskan diambil. Sebab menurutnya, pihaknya masih perlu untuk melakukan pendalaman lagi.
Menteri meminta untuk mengkaji di internal dan ditindaklanjuti. Nanti dikomunikasikan lagi ke JK. Memang tanggal 29 Mei (batas waktu FIFA) sudah dekat, jadi harus secepatnya ada keputusan, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






