Keseriusan Goran di Latihan Makan Korban
Editor Bolanet | 15 Maret 2013 12:04
- Dua pemain Persebaya Surabaya berjatuhan dalam latihan dua hari terakhir ini. Semuanya tumbang karena berduel dengan bek asing Goran Gancev.
Kemarin, Rendi Irwan harus menyudahi latihan lebih cepat. Bahunya terkilir akibat salah jatuh ketika berduel dengan Goran. Sementara pagi tadi, giliran Jusmadi yang berdarah-darah di bagian dagunya karena ulah bek asal Makedonia ini. Jusmadi malah harus dilarikan ke klinik terdekat dan mendapatkan dua jahitan.
Sedang ada masalah kah Goran? Tidak, saya baik-baik saja dan sedang tidak ada masalah. Bagi saya itu biasa dalam latihan, tegasnya pada Bola.net, usai latihan Jumat (15/3).
Komentar menarik kemudian keluar dari bek yang berperan besar dalam perawannya gawang Persebaya pada tiga laga awal musim ini. Saya terlalu serius? Entahlah. Yang pasti kita harus serius di latihan dan pertandingan. Jika pemain Indonesia bisa sama-sama serius saat latihan dan pertandingan, sepakbola Indonesia mungkin bisa lebih bagus, jelas mantan bek PSMS Medan musim lalu itu.
Terpisah, pelatih Ibnu Grahan menilai Goran juga tidak bermain nakal dalam latihan dua hari ini. Goran memang tipikal bek Balkan, keras dan lugas. Rendi kemarin yang jatuhnya tidak siap. Kalau Jusmadi tadi sepertinya kena kuku Goran, bukan siku, timpal sang pelatih. (fjr/mac)
Kemarin, Rendi Irwan harus menyudahi latihan lebih cepat. Bahunya terkilir akibat salah jatuh ketika berduel dengan Goran. Sementara pagi tadi, giliran Jusmadi yang berdarah-darah di bagian dagunya karena ulah bek asal Makedonia ini. Jusmadi malah harus dilarikan ke klinik terdekat dan mendapatkan dua jahitan.
Sedang ada masalah kah Goran? Tidak, saya baik-baik saja dan sedang tidak ada masalah. Bagi saya itu biasa dalam latihan, tegasnya pada Bola.net, usai latihan Jumat (15/3).
Komentar menarik kemudian keluar dari bek yang berperan besar dalam perawannya gawang Persebaya pada tiga laga awal musim ini. Saya terlalu serius? Entahlah. Yang pasti kita harus serius di latihan dan pertandingan. Jika pemain Indonesia bisa sama-sama serius saat latihan dan pertandingan, sepakbola Indonesia mungkin bisa lebih bagus, jelas mantan bek PSMS Medan musim lalu itu.
Terpisah, pelatih Ibnu Grahan menilai Goran juga tidak bermain nakal dalam latihan dua hari ini. Goran memang tipikal bek Balkan, keras dan lugas. Rendi kemarin yang jatuhnya tidak siap. Kalau Jusmadi tadi sepertinya kena kuku Goran, bukan siku, timpal sang pelatih. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanafi Cukup Puas dengan Penampilan Goran Gancev
Bola Indonesia 31 Maret 2017, 19:53
-
Tekad Goran Gancev di Gresik United
Bola Indonesia 23 Maret 2017, 19:47
-
Arema Cronus Tetap Santai Walau Tanpa Goran Gancev
Bola Indonesia 24 November 2016, 20:28
-
Ini Alasan Arema Cronus Pertahankan Goran Gancev
Bola Indonesia 4 September 2016, 19:01
-
Pelatih Arema Pantau Kondisi Hendro Siswanto dan Goran Gancev
Bola Indonesia 16 Juni 2016, 11:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38














