Ketika Reog Kendang dan Gerakan Tari jadi Inspirasi Evan Dimas Melatih SSB Saraswati Tulungagung
Asad Arifin | 23 Juni 2025 11:57
Bola.net - Ada berbagai cara untuk mencintai sepak bola. Evan Dimas memilih jalan yang tak lazim: ia memadukan sepak bola dengan seni. Bukan sebagai pemain lagi, melainkan sebagai pelatih di SSB Saraswati Tulungagung.
Kini, mantan kapten Timnas Indonesia itu tak lagi sibuk mengejar trofi di atas rumput stadion. Ia tengah mencurahkan dedikasi untuk sebuah misi yang lebih mendalam: menanamkan nilai-nilai sepak bola sejak dini di SSB Saraswati.
Tempat ia membina bukanlah sekolah sepak bola pada umumnya. SSB Saraswati bernaung di bawah Sanggar Seni Saraswati, sebuah wadah ekspresi budaya yang dinamis dan hidup. Sanggar tersebut terletak di Dusun Majan, Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.
Bagi Evan, sepak bola lebih dari sekadar olahraga. Ia melihatnya sebagai bentuk seni, koreografi gerak, harmoni dalam ritme. Inilah yang menjadi alasan pria 30 tahun itu memilih jeda dari panggung profesional demi menghidupkan filosofi sepak bola yang artistik.
Sepak Bola dan Tari: Irama yang Menyatu dalam Gerakan

"Saya ingin memasukkan unsur-unsur dari seni ini pada sepak bola," tutur Evan saat ditemui di sela latihan sore SSB Saraswati beberapa waktu lalu.
Sekilas, seni tari dan sepak bola tampak seperti dua dunia yang berbeda. Namun tidak demikian menurut Evan. Ia menganggap formasi, pergerakan pemain, hingga tempo permainan memiliki irisan dengan pola gerak dalam tari.
"Kadang saya memperhatikan adik-adik yang sedang latihan tari di sanggar. Ternyata ada unsur-unsur yang bisa dimasukkan ke sepak bola," ucapnya.
Salah satu inspirasi datang dari tarian Reog Kendang, seni khas Tulungagung yang menampilkan gerakan memutar sambil menabuh kendang. Bagi Evan, gerakan ini serupa dengan rondo, latihan dasar dalam sepak bola yang mengasah kontrol dan kerja sama tim.
"Ketika ada lawan di tengah, kita harus keliling, bekerja sama untuk merebut bola. Itu bisa jadi inspirasi dari Reog Kendang," jelasnya.
Inspirasi Evan tak berhenti di situ. Ia menyebut samba dari Brasil sebagai contoh nyata bagaimana tari bisa melahirkan gaya bermain sepak bola yang memikat secara visual.
"Kalau sepak bola hanya gabruk-gabruk kasar, kan tidak enak ditonton. Tapi kalau dimasukkan unsur seni seperti formasi dan gerakannya, bisa jadi indah," kata eks kapten Timnas Indonesia itu.
Sepak Bola adalah Sebuah Seni

Pandangan Evan terhadap sepak bola terasa begitu puitis. Ia tidak terkesan dengan permainan yang kaku dan keras. Baginya, sepak bola ideal adalah yang mengalir seperti tarian, penuh harmoni dan enak disaksikan.
"Sepak bola adalah seni. Bukan soal keras-kerasan atau main kasar. Waduh, tidak seperti itu," kata Evan Dimas.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa bagi Evan, seni bukan sekadar pelengkap dalam bermain bola. Ia merupakan dasar dari filosofi yang ingin ia tanamkan.
Ia berharap anak-anak di SSB Saraswati tak hanya pandai menggiring atau menendang bola, tetapi juga memahami makna di balik gerakan—keselarasan, struktur, dan kerja sama.
Lebih dari Sekadar Pelatih: Menumbuhkan Karakter Lewat Kerukunan

Di lapangan sepak bola Desa Mojoarum, Evan bukan hanya menjadi pelatih teknis. Ia berperan sebagai pembina karakter. Seperti halnya koreografer dalam sebuah pertunjukan seni, Evan menyusun bukan hanya strategi bermain, tetapi juga nilai-nilai hidup yang membentuk kepribadian anak-anak asuhnya.
"Ingat, yang lebih besar harus bisa jaga adik-adiknya saat bermain. Harus saling mengayomi. Begitu juga yang kecil, harus menghormati seniornya."
Menurut Evan, teknik dan fisik saja tak cukup dalam sepak bola. Yang tak kalah penting adalah relasi antarpemain—kemampuan untuk saling memahami dan bergerak sebagai satu kesatuan.
"Menang dan kalah itu biasa, yang penting adalah menjaga kekompakan dan kerukunan. Main sepak bola yang indah," tutup Evan Dimas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Dikabarkan Bisa Balik dari Lyon ke Madrid, Ini Respons Endrick
Liga Spanyol 17 Januari 2026, 02:58
-
Akankah Liverpool Beli Bek Baru Pasca Cederanya Conor Bradley? Ini Kata Arne Slot
Liga Inggris 17 Januari 2026, 02:34
-
Como vs Milan, Adrien Rabiot Bersinar tapi Tetap Rendah Hati
Liga Italia 16 Januari 2026, 22:52
LATEST UPDATE
-
6 Potret Livery Mobil Red Bull Racing di Formula 1 2026, Siap Juara Lagi Bareng Ford!
Otomotif 17 Januari 2026, 11:40
-
Jadwal Man Utd vs Man City Malam Ini Live di Vidio - Liga Inggris 2025/2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 10:44
-
Man City Dapatkan Tanda Tangan Marc Guehi, Liverpool Harus Gigit Jari
Liga Inggris 17 Januari 2026, 10:08
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini Sabtu 17 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 09:39
-
On Fire! Modal Berharga Bandung BJB Tandamata Jelang Big Match Proliga 2026 Seri Medan
Voli 17 Januari 2026, 09:30
-
Jadwal Lengkap India Open 2026, 13-18 Januari 2026
Bulu Tangkis 17 Januari 2026, 09:21
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 09:00
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 17 Januari 2026
Voli 17 Januari 2026, 08:57
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Kedua Putaran I di Medan, 15-18 Januari 2026
Voli 17 Januari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 17 Januari 2026, 08:52
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 17 Januari 2026, 08:52
-
Hasil Piala Asia U-23 2026: Vietnam dan Jepang Amankan Tiket Semifinal
Asia 17 Januari 2026, 08:40
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 17 Januari 2026, 08:06
-
Man United vs Man City: 3 Duel Kunci Penentu Derby Manchester
Liga Inggris 17 Januari 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
