Ketum PSSI: Pencabutan SK 14 Pengprov Sesuai Aturan
Editor Bolanet | 19 Mei 2013 09:15
- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (), Djohar Arifin , meminta supaya aksi 14 Pengurus Provinsi (Pengprov) dalam menuntut haknya sebagai anggota sah segera dihentikan.
Pasalnya, keputusannya mencabut Surat Keterangan (SK) 14 Pengprov tersebut, sudah mengikuti aturan yang berlaku. Sehingga, dikatakan Djohar tidak perlu terus-terusan diperdebatkan dan menjurus kekisruhan.
Tidak perlu lagi ada reaksi keras. Sebab, itu adalah wewenang PSSI, katanya.
Kami minta mereka mulai dari nol dengan melaksanakan musyawarah untuk memilih pengurus. Siapapun yang terpilih, saya juga tidak akan mempermasalahkannya, sambungnya.
Karena itu, Djohar berharap supaya persoalan yang kini belum mereda dapat diselesaikan sebelum tutup tahun 2013. Selain itu, 14 Pengprov juga diminta untuk duduk bersama guna menyelesaikan masalah tersebut.
Jambi dan Sumatra Utara saja bisa terselesaikan. Karena itu, Pengprov lainnya harus demikian, tuturnya.
Sebelumnya, keputusan pencabutan SK dari 14 Pengprov PSSI tersebut, berbuntut panjang. Pasalnya, mereka kini menyerang Djohar dengan melaporkannya ke pihak kepolisian. Menanggapi hal tersebut, Djohar hanya mengaku belum mengetahuinya.
Ini adalah masalah organisasi. Karena itu, saya serahkan ke Komite Hukum PSSI. Semuanya, pasti bisa diselesaikan, pungkasnya. (esa/atg)
Pasalnya, keputusannya mencabut Surat Keterangan (SK) 14 Pengprov tersebut, sudah mengikuti aturan yang berlaku. Sehingga, dikatakan Djohar tidak perlu terus-terusan diperdebatkan dan menjurus kekisruhan.
Tidak perlu lagi ada reaksi keras. Sebab, itu adalah wewenang PSSI, katanya.
Kami minta mereka mulai dari nol dengan melaksanakan musyawarah untuk memilih pengurus. Siapapun yang terpilih, saya juga tidak akan mempermasalahkannya, sambungnya.
Karena itu, Djohar berharap supaya persoalan yang kini belum mereda dapat diselesaikan sebelum tutup tahun 2013. Selain itu, 14 Pengprov juga diminta untuk duduk bersama guna menyelesaikan masalah tersebut.
Jambi dan Sumatra Utara saja bisa terselesaikan. Karena itu, Pengprov lainnya harus demikian, tuturnya.
Sebelumnya, keputusan pencabutan SK dari 14 Pengprov PSSI tersebut, berbuntut panjang. Pasalnya, mereka kini menyerang Djohar dengan melaporkannya ke pihak kepolisian. Menanggapi hal tersebut, Djohar hanya mengaku belum mengetahuinya.
Ini adalah masalah organisasi. Karena itu, saya serahkan ke Komite Hukum PSSI. Semuanya, pasti bisa diselesaikan, pungkasnya. (esa/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















