Kiper Arema FC Beber Aktivitasnya Jadi Pelatih Kiper Muda Malang Raya
Richard Andreas | 16 Agustus 2020 10:13
Bola.net - Teguh Amiruddin membeber kisah soal aktivitas yang ia jalani selama beberapa waktu belakangan ini, menjadi pelatih kiper. Penjaga gawang Arema FC ini mengaku aktivitasnya ini merupakan bentuk keinginannya berbagi ilmu kepada kiper-kiper muda Malang Raya.
Menurut Teguh, ia pertama kali diajak bergabung ke Goalkeeper School Indonesia (GSI) oleh Yanuar Tri Firmanda. Yanuar adalah kiper asal Malang, yang sempat malang melintang di kancah sepak bola Indonesia. Selain Teguh dan Yanuar, ada juga Galih Firmansyah dan M. Ferdiansyah yang tergabung di GSI.
"Saya senang bisa berbagi ilmu dengan adik-adik," ucap Teguh.
"Saya bisa menularkan ilmu dan pengalaman yang saya miliki," sambungnya.
Menurut Teguh, selain untuk berbagi ilmu dan pengalaman, ada hal lain yang membuatnya kian mantap menjadi seorang pelatih kiper. Pria berusia 27 tahun tersebut mengaku ingin memanfaatkan talenta yang dianugerahkan kepadanya dengan sebaik mungkin.
"Saya ingin terus berkarier di sepak bola, bahkan bila nanti sudah tak lagi aktif bermain. Saya ingin mengambil lisensi sebagai pelatih kiper," katanya.
"Rugi kalau setelah tidak bermain sepak bola nanti saya hanya berdiam diri," imbuh Teguh.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ikut Jatuh
Sementara itu, Teguh mengaku ada yang spesial menjadi pelatih kiper dibandingkan dengan menjadi pelatih pemain lapangan. Sebagai pelatih kiper, menurut jebolan Akademi Arema ini, ia dituntut harus memberi contoh secara detail kepada anak asuhnya, termasuk bagaimana cara melompat mengantisipasi bola dan cara jatuh yang benar.
"Kita harus beri contoh secara detail. Jadi kita ya seperti ikut latihan, ya sama kotor-kotoran. Ini yang spesial," ucapnya.
"Selain itu, kami juga harus selalu menguatkan mental para pemain. Karena, menjadi kiper ini juga urusan kekuatan mental," imbuh Teguh.
Wajib Sabar
Teguh menyebut, ada sejumlah perbedaan antara menjadi pemain dan pelatih. Sebagai pelatih, menurut pria yang juga berprofesi sebagai anggota TNI Angkatan Darat tersebut, ia harus memiliki kesabaran ekstra.
"Kan ada adik-adik yang sama sekali belum memiliki pengetahuan soal teknik menjadi penjaga gawang. Kita harus benar-benar sabar," tuturnya.
Namun, Teguh tetap optimistis dengan progress anak asuhnya. Dari 15 orang yang menjadi anak didiknya, ia melihat ada beberapa yang memiliki prospek cerah.
"Tugas kami untuk mematangkan mereka hingga siap terjun di kompetisi," ia menandaskan.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Baca ini juga ya!
Kondisi Terjaga, Hari Nur Yulianto Siap Berlatih dengan PSIS
Regulasi Pemain U-20 Berubah, Begini Rencana Persela
PSIS Bermarkas di Stadion Citarum, Hari Nur: Semoga Saja Bersahabat
Exco APSSI Tetap Apresiasi Regulasi U-20 Meski Tak Sepenuhnya untuk Timnas
Kondisi Skuad Persib Makin Prima usai Melahap Latihan Sepekan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:33
-
Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 06:16
-
Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:24
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Tanjung Verde
Piala Dunia 15 Juni 2026, 05:21
-
Hasil Belanda vs Jepang: Cetak Gol Menit 89, Samurai Biru Menolak Kalah!
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:55
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
Piala Dunia 15 Juni 2026, 04:21
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
Piala Dunia 15 Juni 2026, 03:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













