Klaim PSIS Semarang, Seharusnya Dapat Penalti Lawan Barito Putera
Gia Yuda Pradana | 1 Juli 2019 09:44
Bola.net - PSIS Semarang gagal menang saat menjamu Barito Putera di Stadion Moch Soebroto Magelang dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Minggu (30/6). Laga berkesudahan imbang 0-0 dan kedua tim harus berbagi satu angka.
Pelatih PSIS Jafri Sastra kecewa berat dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi ketika membatalkan hadiah penalti untuk PSIS di menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan kedua tim berlangsung ketat sejak kickoff. Sebagai tuan rumah, PSIS tampil cukup agresif dan memiliki banyak kesempatan mencetak gol. Barito Putera sesekali mengancam lewat serangan balik.
Puncaknya ketika memasuki injury time babak kedua, striker sayap PSIS, Komarodin dihajar bek Barito Putera, Roni Beroperay di area terlarang. Wasit sempat menunjuk titik putih tanda hukuman tendangan penalti untuk Barito Putera.
Akan tetapi wasit asal Jawa Barat tersebut membatalkan keputusannya. Annas Apriliandi sebelumnya berdiskusi dengan asisten wasit I, Beni Andriko. Dia menganggap itu bukan sebagai pelanggaran penalti, sehingga hanya memberikan tendangan bebas.
Dianulirnya tendangan penalti, membuat para pemain PSIS Semarang beraksi keras. Protes dilakukan Patrick Mota dan kawan-kawan, namun wasit tetap dalam pendiriannya. Usai pertandingan, Jafri Sastra mempertanyakan wasit yang tidak memiliki pendirian ketika mengeluarkan keputusan.
Scroll terus ke bawah.
Pelajaran Berharga
"Kami sudah melihat rekamannya bersama pemain. Jelas itu pelanggaran ada di dalam kotak penalti. Wasit sudah menunjuk penalti, tapi kenapa dia harus bertanya lagi kepada asisten wasit?" kata Jafri Sastra, Minggu (30/6).
Jafri berharap hal-hal kontroversial yang dibuat perangkat pertandingan tidak lagi terjadi ke depannya.
Peristiwa yang baru saja didapat timnya, juga disebutnya bisa menjadi pelajaran berharga, terutama untuk menjaga mental saat menghadapi hal-hal yang terduga semacam itu.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






