Klub ISL Kehilangan Suara di Kongres Tahunan PSSI
Editor Bolanet | 18 Januari 2012 04:01
- Klub yang turun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) gelaran PT Liga Indonesia dipastikan akan kehilangan hak suaranya pada Kongres Tahunan PSSI yang rencananya digelar 18 Maret 2012.
Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar di Jakarta, Selasa, mengatakan, klub ISL yang selama ini berkompetisi di luar PSSI telah mendapatkan hukuman oleh Komisi Disiplin yaitu turun di kompetisi Divisi Utama musim 2012/2013.
Memang benar, hingga saat ini klub ISL adalah anggota PSSI. Tapi mereka telah dihukum turun ke divisi di bawahnya, kata Mukadar.
Meskipun turun ke Divisi Utama, katanya, sebetulnya mereka masih mendapatkan hak sebagai pemilik suara. Namun, katanya, khusus untuk klub ISL yang turun divisi belum mendapatkan peringkat karena klub belum melaksanakan kompetisi musim 2012/2013. Klub Divisi Utama yang mendapatkan jatah hak suara pada kongres, kata dia, sebanyak 16 klub yang berada diperingkat teratas pada kompetisi musim 2011/2012 yang saat ini masih bergulir.
Dengan belum bertanding maka belum diketahui peringkatnya. Makanya klub-klub itu tidak punya lagi hak suaranya pada kongres.
Saat ini, dari 18 klub yang bertanding di kompetisi ISL sudah ada 12 klub yang mendapatkan sanksi turun ke Divisi Utama. Bahkan klub-klub itu mendapatkan sanksi denda antara Rp500 juta hingga satu miliar rupiah.
Sebanyak 12 klub yang telah mendapatkan sanksi itu adalah Persipura, Persiwa, Persisam, Persiba Balikpapan, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Pelita Jaya, Persela, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung, Persidafon, dan Mitra Kukar.
Sebagai penggantinya yang berhak mendapatkan hak suara adalah klub yang bertanding di kompetisi IPL (Indonesia Premier League (IPL), tegasnya.
Sesuai dengan statuta, jumlah kompetisi tertinggi di Tanah Air sebanyak 18 klub. Hanya saja berhubung klub yang turun di IPL atau kompetisi resmi PSSI hanya 12 klub maka enam hak suara yang ada berpeluang hilang.
Sebanyak 12 klub yang dinilai berhak mendapatkan hak suara adalah Semen Padang, Persibo, Persija, Arema, Persebaya, Persiraja, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persema, PSMS Medan, Bontang FC, dan Persijap.
Jumlah total pemilik hak suara PSSI sebanyak 108 yang terdiri atas 33 Pengprov PSSI, 18 klub kompetisi tertinggi (IPL), 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II, 10 klub Divisi III, dan lima dari asosiasi yang di antaranya asosiasi pemain dan wasit. (ant/mxm)
Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar di Jakarta, Selasa, mengatakan, klub ISL yang selama ini berkompetisi di luar PSSI telah mendapatkan hukuman oleh Komisi Disiplin yaitu turun di kompetisi Divisi Utama musim 2012/2013.
Memang benar, hingga saat ini klub ISL adalah anggota PSSI. Tapi mereka telah dihukum turun ke divisi di bawahnya, kata Mukadar.
Meskipun turun ke Divisi Utama, katanya, sebetulnya mereka masih mendapatkan hak sebagai pemilik suara. Namun, katanya, khusus untuk klub ISL yang turun divisi belum mendapatkan peringkat karena klub belum melaksanakan kompetisi musim 2012/2013. Klub Divisi Utama yang mendapatkan jatah hak suara pada kongres, kata dia, sebanyak 16 klub yang berada diperingkat teratas pada kompetisi musim 2011/2012 yang saat ini masih bergulir.
Dengan belum bertanding maka belum diketahui peringkatnya. Makanya klub-klub itu tidak punya lagi hak suaranya pada kongres.
Saat ini, dari 18 klub yang bertanding di kompetisi ISL sudah ada 12 klub yang mendapatkan sanksi turun ke Divisi Utama. Bahkan klub-klub itu mendapatkan sanksi denda antara Rp500 juta hingga satu miliar rupiah.
Sebanyak 12 klub yang telah mendapatkan sanksi itu adalah Persipura, Persiwa, Persisam, Persiba Balikpapan, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Pelita Jaya, Persela, Deltras Sidoarjo, Persib Bandung, Persidafon, dan Mitra Kukar.
Sebagai penggantinya yang berhak mendapatkan hak suara adalah klub yang bertanding di kompetisi IPL (Indonesia Premier League (IPL), tegasnya.
Sesuai dengan statuta, jumlah kompetisi tertinggi di Tanah Air sebanyak 18 klub. Hanya saja berhubung klub yang turun di IPL atau kompetisi resmi PSSI hanya 12 klub maka enam hak suara yang ada berpeluang hilang.
Sebanyak 12 klub yang dinilai berhak mendapatkan hak suara adalah Semen Padang, Persibo, Persija, Arema, Persebaya, Persiraja, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persema, PSMS Medan, Bontang FC, dan Persijap.
Jumlah total pemilik hak suara PSSI sebanyak 108 yang terdiri atas 33 Pengprov PSSI, 18 klub kompetisi tertinggi (IPL), 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II, 10 klub Divisi III, dan lima dari asosiasi yang di antaranya asosiasi pemain dan wasit. (ant/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











