Klub Potong Gaji, Bayu Pradana: Memang Kondisinya Seperti Ini
Gia Yuda Pradana | 14 April 2020 08:39
Bola.net - Bayu Pradana hanya bisa pasrah menanggapi keputusan klub yang memotong gajinya sampai 75 persen akibat pandemi virus corona. Menurut gelandang Barito Putera itu, sebagai pemain, dirinya harus memahami situasi-situasi semacam ini.
Barito Putera akhirnya mengambil sikap untuk menyanggupi pembayaran gaji pemain sebesar 25 persen sampai Juni 2020. Langkah itu sesuai anjuran PSSI dalam Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 pada 27 Maret merestui klub untuk melakukan pemotongan gaji pemain sampai 75 persen saat situasi pandemi virus corona yang ditetapkan antara Maret hingga Juni 2020.
Keputusan tersebut diambil PSSI demi kebaikan bersama. Penghentian sementara kompetisi selama pandemi virus corona tentu saja membuat pemasukan klub menurun.
Tak Bisa Dihindari
Bayu Pradana mengaku 25 persen gaji yang diterima tentu saja kurang untuk menghidupi keluarganya. Namun, situasi seperti ini tentu saja tak bisa dihindari.
"Kalau dibilang kurang, ya kurang. Akan tetapi memang kondisinya seperti ini," kata Bayu Pradana seperti dikutip dari keterangan resmi Barito Putera, Selasa (13/4/2020).
"Pemain juga harus tahu bagaimana kondisi klub, dan sebaliknya. Yang terpenting sudah ada kesepakatan antara pemain dan klub," tegas pemain berusia 28 tahun itu.
Bayu Pradana dan para pemain Barito Putera lainnya sudah diliburkan sejak akhir Maret 2020. Mereka diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Saran Kapten untuk Manajemen
Sementara itu, kapten Barito Putera, Rizky Pora, memberi saran kepada manajemen agar lebih memperhatikan ofisial dan para pemain muda. Menurut Rizky Pora, besaran pemotongan gaji tidak perlu disamakan karena nilai yang diterima tentu berbeda jauh dari pemain.
"Dalam sebuah tim bukan pemain saja, ada ofisial, dan ada pemain muda," kata Rizky Pora.
"Dari segi pendapatan, semua tidak sama. Jadi saya ingin memberi saran untuk manajemen, agar mereka diberi tambahan, mungkin nilainya lebih 25 persen. Mereka punya keluarga. Belum lagi ada orang tuanya yang tidak kerja karena situasi seperti ini," imbuhnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 13 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Rayakan Paskah di Tengah Pandemi Corona, Ini Kesan Pelatih Bali United
- Pulih dari Corona, Asisten Pelatih Barito Putera Diperkenankan Pulang dari Rumah Sakit
- Ihwal Kelanjutan Liga, Bruno Silva: Kami Hanya Ingin Bermain Sepak Bola
- Ihwal Pengganti Ratu Tisha, Ini Asa Arema FC
- Rezaldi Hehanussa Ikut Ambil Bagian dalam Program Lelang Satu Hati Lawan Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













