Komisi X DPR-RI Ungkapkan Kekhawatiran Jika Sanksi FIFA Turun
Editor Bolanet | 20 April 2015 03:54
- Adanya sanksi FIFA terhadap persepakbolaan nasional, diungkapkan Anggota Komisi X DPR-RI, Moreno Soeprapto. Hal tersebut, karena Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Itu karena Kemenpora menilai PSSI tidak sepenuh hati menyikapi teguran Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait masalah Arema dan Persebaya Surabaya.
Dikatakan Moreno, jika sanksi FIFA benar-benar terjadi, maka sudah dipastikan persepakbolaan Indonesia akan berhenti. Tim nasional Indonesia tidak bisa tampil di event internasional seperti SEA Games, di Singapura, Juni mendatang.
Begitupun dua klub QNB League musim 2015, Persib Bandung dan Persipura Jayapura yang kini bertanding di Piala AFC. Jika sanksi turun, maka perjuangan mengharumkan nama bangsa akan terhenti.
Paling mengkhawatirkan jika sanksi FIFA turun adalah nasib ratusan atau malah ribuan pemain yang berkompetisi di semua kompetisi semakin tidak jelas. Semua harus memikirkan hal tersebut. Bagaimana nasib mereka kedepannya jika sepak bola Indonesia dihentikan? Bagaimana kehidupan keluarga mereka jika tak bisa lagi mencari nafkah karena kompetisi berhenti? tuturnya.
Saya sangat berharap PSSI maupun Kemenpora segera melakukan pertemuan untuk membahas semuanya. Saya dukung langkah PSSI yang akan menemui Menpora Imam Nahrawi, besok (Senin 20/4). Mudah-mudahan, dari pertemuan itu ada jalan keluar sehingga kompetisi kembali berjalan, pungkasnya.[initial]
(esa/ada)
Itu karena Kemenpora menilai PSSI tidak sepenuh hati menyikapi teguran Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait masalah Arema dan Persebaya Surabaya.
Dikatakan Moreno, jika sanksi FIFA benar-benar terjadi, maka sudah dipastikan persepakbolaan Indonesia akan berhenti. Tim nasional Indonesia tidak bisa tampil di event internasional seperti SEA Games, di Singapura, Juni mendatang.
Begitupun dua klub QNB League musim 2015, Persib Bandung dan Persipura Jayapura yang kini bertanding di Piala AFC. Jika sanksi turun, maka perjuangan mengharumkan nama bangsa akan terhenti.
Paling mengkhawatirkan jika sanksi FIFA turun adalah nasib ratusan atau malah ribuan pemain yang berkompetisi di semua kompetisi semakin tidak jelas. Semua harus memikirkan hal tersebut. Bagaimana nasib mereka kedepannya jika sepak bola Indonesia dihentikan? Bagaimana kehidupan keluarga mereka jika tak bisa lagi mencari nafkah karena kompetisi berhenti? tuturnya.
Saya sangat berharap PSSI maupun Kemenpora segera melakukan pertemuan untuk membahas semuanya. Saya dukung langkah PSSI yang akan menemui Menpora Imam Nahrawi, besok (Senin 20/4). Mudah-mudahan, dari pertemuan itu ada jalan keluar sehingga kompetisi kembali berjalan, pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18












