Komite Etika PSSI Gelar Rapat Pertama
Editor Bolanet | 2 November 2011 08:05
- Komite tergemuk PSSI dengan 17 anggota, Komite Etika yang diketuai Todung Mulya Lubis, SH menggelar rapat untuk membahas wewenang pekerjaan mereka dalam kepengurusan PSSI periode 2011-2015.
Mereka membahas apa saja yang menjadi kewenangannya, ujar Sekjen PSSI, Tri Goestoro.
Secara terpisah, Todung Mulya mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan hal yang bersejarah karena pada kepengurusan sebelumnya badan ini belum pernah ada.
Sesuai SK PSSI bernomor SKEP/26/JAH/IX/2011 tertanggal 21 September 2011 tercantum 17 nama yang menjadi pengurus Komite Etika yang dibentuk PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin.
Ini adalah rapat pertama Komisi Etika PSSI, dan rapat ini bersejarah karena belum pernah ada Komisi Etik sebelumnya, kata Todung usai rapat.
Todung mengatakan, Komisi Etika PSSI saat ini sedang dihadapkan pada tantangan berat mengingat banyak hal penting dan mendasar yakni membangun etika di tubuh PSSI dan persepakbolaan nasional.
Ke depannya, Komite Etika akan mencoba secara bersama-sama menegakkan etika dalam persepakbolaan nasional dan berupaya meminimalisir berbagai kasus yang terjadi, jelasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Todung berjanji segera membenahi perangkat-perangkat yang dibutuhkan, mulai dari aturan main hingga mekanisme protes yang dijadikan dasar untuk memeriksa, mengadili, dan menjatuhkan sanksi.
Kami memang berpacu dengan waktu, tapi semuanya harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembrono. Kami harus bertindak fair atas semua pengaduan dengan mempelajari bukti-bukti. Tapi masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu saat ini, pungkasnya. (ant/end)
Mereka membahas apa saja yang menjadi kewenangannya, ujar Sekjen PSSI, Tri Goestoro.
Secara terpisah, Todung Mulya mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan hal yang bersejarah karena pada kepengurusan sebelumnya badan ini belum pernah ada.
Sesuai SK PSSI bernomor SKEP/26/JAH/IX/2011 tertanggal 21 September 2011 tercantum 17 nama yang menjadi pengurus Komite Etika yang dibentuk PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin.
Ini adalah rapat pertama Komisi Etika PSSI, dan rapat ini bersejarah karena belum pernah ada Komisi Etik sebelumnya, kata Todung usai rapat.
Todung mengatakan, Komisi Etika PSSI saat ini sedang dihadapkan pada tantangan berat mengingat banyak hal penting dan mendasar yakni membangun etika di tubuh PSSI dan persepakbolaan nasional.
Ke depannya, Komite Etika akan mencoba secara bersama-sama menegakkan etika dalam persepakbolaan nasional dan berupaya meminimalisir berbagai kasus yang terjadi, jelasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Todung berjanji segera membenahi perangkat-perangkat yang dibutuhkan, mulai dari aturan main hingga mekanisme protes yang dijadikan dasar untuk memeriksa, mengadili, dan menjatuhkan sanksi.
Kami memang berpacu dengan waktu, tapi semuanya harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembrono. Kami harus bertindak fair atas semua pengaduan dengan mempelajari bukti-bukti. Tapi masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu saat ini, pungkasnya. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Miroslav Klose Masuk Kandidat Pengganti Maurizio Sarri di Lazio
Liga Italia 19 Mei 2026, 12:55
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Mei 2026, 12:07
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13










