Kompetisi Ditunda, Kerugian PSIS Diyakini Kian Membengkak
Ari Prayoga | 11 November 2020 03:03
Bola.net - CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya memprediksi kerugian timnya akan terus membengkak. Menyusul ditundanya Shopee Liga 1 2020 hingga Februari mendatang.
Bertambahnya kerugian klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu karena klub tetap harus membayar gaji pemain selama masa tunggu kompetisi. Sementara pemasukan nyaris tidak ada.
"Kami sudah hitung sampai sekarang rugi Rp7,5 miliar. Kalau sampai Desember sekitar Rp10 miliar kerugian kami," katanya kepada Bola.net.
Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah. Karena ada tambahan masa tunggu selama dua bulan sebelum kompetisi digulirkan pada awal tahun depan.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Bingung Cari Uang
PSIS sebenarnya sangat mengharapkan hak komersial untuk menutupi kesulitan finansial. Namun jumlah dan skema pembayaran berubah.
Selama Oktober sampai Januari hanya akan menerima 25 persen atau sekitar Rp200 juta. Sementara pembayarannya baru akan dilakukan setelah kompetisi berjalan.
"Pasti lebih besar lagi apalagi disuruh nunggu sampai Februari, pasti tambah bengkak lagi, kami bingung mau cari uang dari mana lagi," tandas Yoyok.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















