Kompetisi Internal PSSI Surabaya Klaim Sudah Dapat Sponsor
Editor Bolanet | 27 Juni 2013 19:00
- Meski pelaksanaan kompetisi internal baru bergulir usai lebaran nanti, Ketua Pengcab PSSI Surabaya I Gede Widiade mengklaim pihaknya sudah mendapatkan sponsor. Sebuah perusahaan di bidang properti, The Royal Springhill Residence siap memberi sumbangan dana untuk kompetisi ini.
Menurut Gede, sesuai dengan kerjasama dengan sponsor, kompetisi Pengcab PSSI Surabaya musim depan akan diberi nama Liga Springhill Surabaya (LSS). Ibaratnya, untuk musim ini, klub-klub anggota Pengcab PSSI Surabaya tidak usah memikirkan biaya kompetisi. Sebab, sudah ada yang mensponsori, katanya, Kamis (27/06).
Berkaca dari musim lalu, Gede mengakui merasa perlu mencari sponsor untuk penyelenggaraan kompetisi. Sebab, pada musim lalu dana untuk memutar liga dari APBD melalui KONI Surabaya tidak mencukupi untuk menggelar kompetisi penuh. Imbasnya, klub-klub peserta hanya bermain setengah kompetisi yang dirasa sangat kurang bagi jam terbang pemain di lapangan.
Sebisa mungkin musim ini kita tidak pakai dana yang sumbernya APBD. Resikonya tidak sebanding dengan yang didapat, lanjut Gede.
Selain sudah mengucurkan dana awal pembinaan sebesar Rp 10 juta kepada klub-klub anggota kompetisi, Pengcab PSSI Surabaya di bawah Gede akan menanggung biaya pembuatan kaos tim. Pada jersey klub peserta kompetisi nanti, juga akan terpampang logo Liga Springhill Surabaya (LSS).
Kami bebaskan bagi klub untuk mendesain dan memesan kostum masing-masing. Nanti biaya pembelian kostum akan kami ganti. Asal tidak melebihi Rp 3 juta, tandas mantan CEO Persebaya ini. (fjr/dzi)
Menurut Gede, sesuai dengan kerjasama dengan sponsor, kompetisi Pengcab PSSI Surabaya musim depan akan diberi nama Liga Springhill Surabaya (LSS). Ibaratnya, untuk musim ini, klub-klub anggota Pengcab PSSI Surabaya tidak usah memikirkan biaya kompetisi. Sebab, sudah ada yang mensponsori, katanya, Kamis (27/06).
Berkaca dari musim lalu, Gede mengakui merasa perlu mencari sponsor untuk penyelenggaraan kompetisi. Sebab, pada musim lalu dana untuk memutar liga dari APBD melalui KONI Surabaya tidak mencukupi untuk menggelar kompetisi penuh. Imbasnya, klub-klub peserta hanya bermain setengah kompetisi yang dirasa sangat kurang bagi jam terbang pemain di lapangan.
Sebisa mungkin musim ini kita tidak pakai dana yang sumbernya APBD. Resikonya tidak sebanding dengan yang didapat, lanjut Gede.
Selain sudah mengucurkan dana awal pembinaan sebesar Rp 10 juta kepada klub-klub anggota kompetisi, Pengcab PSSI Surabaya di bawah Gede akan menanggung biaya pembuatan kaos tim. Pada jersey klub peserta kompetisi nanti, juga akan terpampang logo Liga Springhill Surabaya (LSS).
Kami bebaskan bagi klub untuk mendesain dan memesan kostum masing-masing. Nanti biaya pembelian kostum akan kami ganti. Asal tidak melebihi Rp 3 juta, tandas mantan CEO Persebaya ini. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















