Komunitas Pesepak Bola Malang Raya Galang Dana Tanggulangi Wabah Corona
Serafin Unus Pasi | 1 April 2020 21:20
Bola.net - Dokjreng FC kembali terlibat dalam aksi sosial. Kali ini, perkumpulan pesepak bola asal Malang Raya ini menginisiasi penggalangan dana untuk membantu menanggulangi wabah Corona, yang terjadi sejak akhir tahun lalu tersebut.
Dokjreng sendiri merulakan kumpulan pesepak bola asal Malang Raya. Tak hanya pesepak bola yang masih aktif, sejumlah pesepak bola yang sudah gantung sepatu pun tergabung dalam komunitas ini. Nama-nama seperti Johan Ahmat Farisi, Jayus Hariono, Sukasto Effendi, Edy Gunawan, Juan Revi, Ahmad Bustomi, dan sejumlah nama tenar lain tercatat sebagai bagian dari komunitas ini.
Sebelumnya, Dokjreng sudah beberapa kali menggelar aksi sosial. Terakhir, mereka menggelar laga amal untuk membantu korban banjir Jakarta, pada awal tahun lalu.
Dalam aksinya kali ini, Dokjreng bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Hasil yang terkumpul dari kampanye ini akan dirupakan ke dalam bentuk support terhadap tenaga medis, pemeriksaan kesehatan mobile, bantuan operasi pangan gratis, dan hygiene kit.
"Kami mengajak seluruh pesepak bola dan masyarakat umum untuk bersama berbagi sedikit rezekinya. Nantinya, dana yang terkumpul akan diserahkan kepada ACT, untuk diwujudkan sebagai bantuan kepada tim medis," kata CEO Dokjreng, Yanuar Tri Firmanda.
"Mari saling membantu dan memberikan dukungan," sambungnya.
Saat ini, pandemi Corona kian merebak. Jumlah penderita yang terjangkit virus tersebut pun kian banyak.
Sampai saat berita ini ditulis, sudah ditemui 1677 kasus terkonfirmasi. Dari kasus-kasus tersebut, 1417 orang masih dalam perawatan, 153 orang meninggal dunia, dan 103 orang sembuh.
Berbagai cara dilakukan untuk mencegah masifnya persebaran virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan physical distancing, termasuk bekerja dari rumah.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Wabah Lekas Tuntas
Lebih lanjut, Yanuar menyebut bahwa wabah Corona ini tak sekadar urusan kesehatan. Pandemi ini juga mengganggu sektor perekonomian. Sejumlah sektor, termasuk sepak bola, harus mandek terdampak pandemi ini.
"Kami berharap, dengan banyaknya dukungan kepada pejuang garda depan ini, wabah Corona bisa segera selesai," kata Yanuar.
"Jika wabah ini tuntas, kita bisa kembali ke kehidupan normal, termasuk bekerja dan bermain sepak bola," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Madura United Catat Progres Positif di Paruh Musim BRI Super League
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 17:08
-
BRI Super League: Persebaya dan Peran Sentral Bernardo Tavares di Bursa Transfer
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










