Kontestan IPL Bertambah, Anggaran Persebaya Membengkak
Editor Bolanet | 6 Januari 2013 21:35
- Bertambahnya jumlah peserta kompetisi Indonesian Premier League (IPL) membuat anggaran beberapa klub pesertanya dipastikan membengkak. Begitu juga dengan yang dialami Persebaya Surabaya.
Awalnya, kami memperkirakan butuh dana 15-16 miliar. Tapi, setelah kami hitung-hitung lagi, setidaknya kami butuh sekitar 18 miliar, beber Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, Minggu (6/01).
Pembengkakan itu menurut Ram tak lepas dari perubahan jumlah kontestan IPL musim ini. Dari yang semula hanya 12 tim menjadi 16 tim. Lebih-lebih ada beberapa tim yang letaknya cukup jauh dan menyedot akomodasi yang cukup besar untuk sampai ke sana. Di antaranya Perseman Manokwari dan PSLS Lhokseumawe.
Membengkaknya anggaran tersebut membuat Persebaya juga mulai berhitung. Sebab, dengan banyaknya pertandingan, diperkirakan tidak membuat Persebaya mendapatkan pemasukan yang signifikan. Terus terang, ada beberapa pertandingan yang tidak layak jual dan tidak sebanding dengan cost yang kami keluarkan untuk menggelarnya, lanjut pria yang kini juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Pengelola Persebaya Indonesia ini.
Menyikapi hal itu, menurut Ram, ada beberapa strategi dan terobosan baru yang akan ditempuh manajemen. Namun sayang, ia belum mau membeberkan terobosan apa saja yang akan dilakukan manajemen klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Tapi, kami bakal mematangkan strategi dan terobosan baru ini dan akan kami bahas dengan manajemen untuk disetujui, pungkasnya. (fjr/dzi)
Awalnya, kami memperkirakan butuh dana 15-16 miliar. Tapi, setelah kami hitung-hitung lagi, setidaknya kami butuh sekitar 18 miliar, beber Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, Minggu (6/01).
Pembengkakan itu menurut Ram tak lepas dari perubahan jumlah kontestan IPL musim ini. Dari yang semula hanya 12 tim menjadi 16 tim. Lebih-lebih ada beberapa tim yang letaknya cukup jauh dan menyedot akomodasi yang cukup besar untuk sampai ke sana. Di antaranya Perseman Manokwari dan PSLS Lhokseumawe.
Membengkaknya anggaran tersebut membuat Persebaya juga mulai berhitung. Sebab, dengan banyaknya pertandingan, diperkirakan tidak membuat Persebaya mendapatkan pemasukan yang signifikan. Terus terang, ada beberapa pertandingan yang tidak layak jual dan tidak sebanding dengan cost yang kami keluarkan untuk menggelarnya, lanjut pria yang kini juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Pengelola Persebaya Indonesia ini.
Menyikapi hal itu, menurut Ram, ada beberapa strategi dan terobosan baru yang akan ditempuh manajemen. Namun sayang, ia belum mau membeberkan terobosan apa saja yang akan dilakukan manajemen klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Tapi, kami bakal mematangkan strategi dan terobosan baru ini dan akan kami bahas dengan manajemen untuk disetujui, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19








