'KPSI Sebenarnya Sadar Klaim Mereka Tak Valid'
Editor Bolanet | 26 Januari 2012 14:55
- Meski hasil verifikasi forensik terhadap tuntutan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) agar PSSI mengadakan Kongres Luar Biasa (KLB) belum rampung dilakukan, hasilnya sudah bisa ditebak.
Menurut LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi (LSM SEMPRIT), tuntutan KPSI tersebut tidak memenuhi kuota minimal 2/3 dari jumlah seluruh anggota PSSI. Bahkan menurut Direktur LSM SEMPRIT, Ari Wibowo, tengara ini sudah bisa dilihat dari sikap KPSI terhadap hasil verifikasi dokumen yang dilakukan PSSI beberapa waktu lalu.
Kami melihat ada sebuah kejanggalan besar dan menimbulkan kecurigaan, yaitu saat Sekjen KPSI Hinca Panjaitan memberikan statement H-1 sebelum hasil verifikasi diumumkan, yaitu bahwa apapun hasil verifikasi PSSI tak akan menyurutkan langkah langkah KPSI untuk tetap menggelar KLB, ungkap Ari pada .
Lebih lanjut, Mantan General Manager PSIS Semarang ini, mengatakan bahwa hal ini merupakan strategi antisipasi ala KPSI yang sebenarnya tahu bahwa sejatinya jumlah dukungan yang meminta KLB tak memenuhi syarat kuorum 2/3.
Kecurigaan LSM SEMPRIT makin menguat saat KPSI tak mengambil langkah gugatan melalui CAS terhadap penolakan PSSI terhadap tuntutan KLB. Jika memang KPSI didukung 2/3 anggota PSSI yang valid dan punya hak mengusulkan KLB, kenapa mesti dengan mudah menyerah dan kemudian memilih cara makar melalui KLB KPSI yang kemungkinan besar tak akan direstui FIFA dan AFC, ujar pria asal Semarang ini.
Sangat aneh kelompok yang selalu berdalih memuja statuta akan tetapi tindak tanduknya bertentangan dengan statuta. Tak masuk akal jika bisa memakzulkan Ketum PSSI melalui jalur konstuta (sesuai statuta) tetapi lebih memilih jalur inkonstuta (tak sesuai statuta). Kenapa hal ini terjadi? Jawabnya sederhana sekali, yaitu bahwa sebenarnya dukungan 2/3 anggota itu tak benar-benar valid, tegasnya. (den/row)
Menurut LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi (LSM SEMPRIT), tuntutan KPSI tersebut tidak memenuhi kuota minimal 2/3 dari jumlah seluruh anggota PSSI. Bahkan menurut Direktur LSM SEMPRIT, Ari Wibowo, tengara ini sudah bisa dilihat dari sikap KPSI terhadap hasil verifikasi dokumen yang dilakukan PSSI beberapa waktu lalu.
Kami melihat ada sebuah kejanggalan besar dan menimbulkan kecurigaan, yaitu saat Sekjen KPSI Hinca Panjaitan memberikan statement H-1 sebelum hasil verifikasi diumumkan, yaitu bahwa apapun hasil verifikasi PSSI tak akan menyurutkan langkah langkah KPSI untuk tetap menggelar KLB, ungkap Ari pada .
Lebih lanjut, Mantan General Manager PSIS Semarang ini, mengatakan bahwa hal ini merupakan strategi antisipasi ala KPSI yang sebenarnya tahu bahwa sejatinya jumlah dukungan yang meminta KLB tak memenuhi syarat kuorum 2/3.
Kecurigaan LSM SEMPRIT makin menguat saat KPSI tak mengambil langkah gugatan melalui CAS terhadap penolakan PSSI terhadap tuntutan KLB. Jika memang KPSI didukung 2/3 anggota PSSI yang valid dan punya hak mengusulkan KLB, kenapa mesti dengan mudah menyerah dan kemudian memilih cara makar melalui KLB KPSI yang kemungkinan besar tak akan direstui FIFA dan AFC, ujar pria asal Semarang ini.
Sangat aneh kelompok yang selalu berdalih memuja statuta akan tetapi tindak tanduknya bertentangan dengan statuta. Tak masuk akal jika bisa memakzulkan Ketum PSSI melalui jalur konstuta (sesuai statuta) tetapi lebih memilih jalur inkonstuta (tak sesuai statuta). Kenapa hal ini terjadi? Jawabnya sederhana sekali, yaitu bahwa sebenarnya dukungan 2/3 anggota itu tak benar-benar valid, tegasnya. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:24
-
Hasil Prancis vs Swedia: Les Bleus Terlalu Perkasa
Piala Dunia 1 Juli 2026, 06:02
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Ekuador
Piala Dunia 1 Juli 2026, 04:13
-
Erling Haaland dan Mimpi Besar Norwegia Menaklukkan Dunia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:38
-
Pantai Gading dan Kekalahan yang Terasa Getir
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:18
-
Pantai Gading Harus Menerima Kenyataan Pahit
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:14
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Man of the Match Pantai Gading vs Norwegia: Erling Haaland
Piala Dunia 1 Juli 2026, 02:16
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41



