Krisis Finansial, Persisam di Ujung Tanduk
Editor Bolanet | 10 Januari 2010 21:45
"Selama bertahun-tahun saya tidak pernah datang menyaksikan pertandingan Persisam tetapi kali ini saya sengaja `turun gunung` untuk mengevaluasi apakah klub ini masih layak dipertahankan atau harus dibubarkan," kata pemilik klub Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah di Samarinda, Minggu.
Kata Pak Haji, sapaan akrab yang juga Ketua Umum KONI Kaltim itu mengenai alasannya hadir saat Persisam menjamu Papua dalam lanjutan ISL dengan skor akhir imbang (2-2) di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu.
"Saya tidak mau membicarakan apa yang selama terjadi atau terkait kepemimpinan Aidil Fitri sebab yang saya harapkan bagaimana nasib Persisam kedepan," katanya
Pasca pengunduran diri Aidil Fitri sebagai Manajer Persisam Putra Samarinda, kondisi keuangan tim kebanggaan urang Samarinda itu kian terpuruk.
"Saat ini, kondisi keuangan Persisam bisa dikatakan nol. Dana bantuan Pemerintah Kota Samarinda tidak cukup digunakan hingga akhir musim kompetisi Indonesia Super Liga (ISL). Jadi, jika tidak ada solusi, Perisam saya kembalikan ke kampung halaman saya di Kabupaten Kutai Timur," kata Harbiansyah Hanafiah.
Namun, Ketua KONI Kaltim itu mengaku, telah menyampaikan masalah yang melilit Persisam kepada Wali Kota Samarinda, Achmad Amins.
"Saya kembali mengingatkan pak Wali Kota bahwa beliaulah yang mempengaruhi saya sehingga tim ini saya hibahkan kepada Pemerintah Kota Samarinda, sehingga pak Wali Kota meminta saya turun gunung untuk mengevaluasi kembali Persisam," katanya.
"Saya juga sudah menyampaikan masalah ini kepada Ketua DPRD Samarinda untuk mencari solusi menyelamatkan tim kebanggaan kita ini," ujar Harbiansyah Hanafiah.
Ketua Pengprov PSSI Kaltim itu tetap optimistis, Persisam akan keluar dari krisis tersebut.
"Kemungkinan terburuk jika tidak ada dana, Persisam akan turun ke Divisi Utama dan harus membayar denda. Jika memang tidak ada jalan keluar, apa boleh buat kita terpaksa membayar denda dan memulangkan semua pemain. Tapi, saya akan tetap berusaha mencari jalan keluar agar Persisam bisa eksis," ungkap Harbiansyah Hanafiah.
Pria yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh penggagas Kaltim sebagai tuan rumah PON XVII-2009 menerangkan bahwa ia sangat mencita-citakan agar daerah itu menjadi kiblat olahraga khususnya sepak bola di Indonesia Timur.
"Dulu Makassar menjadi pusat olahraga di Indonesia Timur. Namun sekarang, anda coba bandingkan, di Makassar saat ini hanya memiliki satu stadion, sementara kita (Samarinda) ada tiga stadion," katanya menjelaskan dampak positif dengan keberhasilan Kaltim menjadi tuan rumah PON pertama di wilayah Kalimantan pada 2008 itu.
"Jadi, dengan fasilitas megah yang kita miliki saat ini akan sia-sia jika tidak ada komitmen semua pihak untuk memanfaatkannya," kata Harbiannsyah Hanafiah. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
-
Hasil Brighton vs Man Utd: Akhir Musim Sempurna untuk Setan Merah!
Liga Inggris 24 Mei 2026, 23:58
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Brentford
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:56
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:51
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Aston Villa
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:51
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Crystal Palace vs Arsenal
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:47
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:33
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25







