La Nyalla: Kebenaran Bisa Disalahkan, Tapi Tak Bisa Dikalahkan
Editor Bolanet | 14 Juli 2015 17:48
- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti, tidak henti-hentinya membuka ruang diskusi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Dikatakan La Nyalla, berapapun kali ditolak dan diabaikan Imam Nahrawi, dirinya tidak akan mudah menyerah.
Terbaru, La Nyalla secara spontan menemui Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7) siang. Sayangnya, Deputi V sekaligus juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan Menpora Imam sedang tidak ada di tempat.
Padahal, saya lihat mobil dan iring-iringan (pengawal) Menpora Imam terparkir di kantornya. Dalam kesempatan tersebut, saya ingin membahas hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Saya sendiri datang tidak membawa wartawan dan hanya berdua dengan Presiden Direktur PT Liga Indonesia, ujar La Nyalla.
Dilanjutkan La Nyalla, andaikan Menpora Imam Nahrawi bersedia bertemu, maka persoalan di sepak bola Indonesia cepat terselesaikan. Sebab, pertemuan tersebut bertujuan membicarakan kelanjutan sepak bola Indonesia.
Sekalipun sebelumnya, PSSI menang di PTUN. Majelis Hakim yang dipimpin Ujang Abdullah, menyatakan menolak eksepsi dari tergugat Kemenpora dan mengabulkan gugatan PSSI dan meminta Surat Keputusan Menpora per 17 April untuk dicabut.
Saya datang bukan untuk bicara persoalan hukum, tapi bagaimana bermain bola. Bahwa saya dilaporkan menang di PTUN, tentu bersyukur karena apa yang saya semboyankan terbukti. Yakni, kebenaran bisa disalahkan, tapi tidak bisa dikalahkan, imbuhnya.
Kalau terus bicara hukum, kapan bermain bolanya? Banyak pemain, pelatih, dan banyak orang kehilangan pekerjaan, pungkas La Nyalla. (esa/dzi)
Dikatakan La Nyalla, berapapun kali ditolak dan diabaikan Imam Nahrawi, dirinya tidak akan mudah menyerah.
Terbaru, La Nyalla secara spontan menemui Menpora Imam Nahrawi di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7) siang. Sayangnya, Deputi V sekaligus juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan Menpora Imam sedang tidak ada di tempat.
Padahal, saya lihat mobil dan iring-iringan (pengawal) Menpora Imam terparkir di kantornya. Dalam kesempatan tersebut, saya ingin membahas hasil putusan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Saya sendiri datang tidak membawa wartawan dan hanya berdua dengan Presiden Direktur PT Liga Indonesia, ujar La Nyalla.
Dilanjutkan La Nyalla, andaikan Menpora Imam Nahrawi bersedia bertemu, maka persoalan di sepak bola Indonesia cepat terselesaikan. Sebab, pertemuan tersebut bertujuan membicarakan kelanjutan sepak bola Indonesia.
Sekalipun sebelumnya, PSSI menang di PTUN. Majelis Hakim yang dipimpin Ujang Abdullah, menyatakan menolak eksepsi dari tergugat Kemenpora dan mengabulkan gugatan PSSI dan meminta Surat Keputusan Menpora per 17 April untuk dicabut.
Saya datang bukan untuk bicara persoalan hukum, tapi bagaimana bermain bola. Bahwa saya dilaporkan menang di PTUN, tentu bersyukur karena apa yang saya semboyankan terbukti. Yakni, kebenaran bisa disalahkan, tapi tidak bisa dikalahkan, imbuhnya.
Kalau terus bicara hukum, kapan bermain bolanya? Banyak pemain, pelatih, dan banyak orang kehilangan pekerjaan, pungkas La Nyalla. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 05:16
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 04:52
-
Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026, 04:25
-
Hasil Uji Coba: Arsenal Tumbang 1-3 dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 04:17
-
Rating dan Share Piala Presiden 2026 Melonjak, Final Diprediksi Pecahkan Rekor
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 00:35
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











