La Nyalla Minta Exco Gelar Rapat Untuk Gusur Sekjen PSSI
Editor Bolanet | 22 Februari 2013 14:26
- Posisi Halim Mahfudz sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bisa segera berakhir. Hal tersebut sehubungan dengan permintaan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, yang diprakarsai La Nyalla Mahmud Matalitti.
Exco harus segera menggelar rapat untuk memecat Halim Mahfudz. Sebab, Halim tidak memahami persoalan dan filosofi sepak bola. Sehingga, semua tindakannya justru mempermalukan PSSI baik internal maupun eksternal, kata La Nyalla.
Selain itu, dilanjutkannya, rapat Exco akan membahas persiapan Kongres pada 17 Maret 2013, seperti yang sudah disepakati bersama ketika pertemuan dengan PSSI, KPSI, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), yang difasilitasi Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) pada Senin (18/2).
La Nyalla bersama Tonny Aprilani, Roberto Rouw dan Erwin Dwi Budiawan kini berhak menyandang status sebagai anggota Exco PSSI. Sebab sebelumnya, mereka dipecat PSSI akibat melanggar etika organisasi. Yakni, karena La Nyalla mengirimkan surat terkait peserta liga dan Liga Indonesia kepada FIFA dan AFC.
Namun, setelah adanya penandatanganan MoU, FIFA menyatakan supaya La Nyalla ketiga rekannya bisa kembali menjadi Exco tanpa syarat. Hal tersebut dipertegas lagi oleh FIFA setelah mengirimkan surat pada tanggal 18 Desember 2012 dan 13 Februari 2013. (esa/row)
Exco harus segera menggelar rapat untuk memecat Halim Mahfudz. Sebab, Halim tidak memahami persoalan dan filosofi sepak bola. Sehingga, semua tindakannya justru mempermalukan PSSI baik internal maupun eksternal, kata La Nyalla.
Selain itu, dilanjutkannya, rapat Exco akan membahas persiapan Kongres pada 17 Maret 2013, seperti yang sudah disepakati bersama ketika pertemuan dengan PSSI, KPSI, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), yang difasilitasi Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) pada Senin (18/2).
La Nyalla bersama Tonny Aprilani, Roberto Rouw dan Erwin Dwi Budiawan kini berhak menyandang status sebagai anggota Exco PSSI. Sebab sebelumnya, mereka dipecat PSSI akibat melanggar etika organisasi. Yakni, karena La Nyalla mengirimkan surat terkait peserta liga dan Liga Indonesia kepada FIFA dan AFC.
Namun, setelah adanya penandatanganan MoU, FIFA menyatakan supaya La Nyalla ketiga rekannya bisa kembali menjadi Exco tanpa syarat. Hal tersebut dipertegas lagi oleh FIFA setelah mengirimkan surat pada tanggal 18 Desember 2012 dan 13 Februari 2013. (esa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















