La Nyalla Tampik Kabar Aniaya Ryan Latief
Editor Bolanet | 14 Maret 2014 20:04
- La Nyalla Mahmud Mattalitti membantah terkait penganiayaan terhadap Ryan Latief, pemilik Makassar United, Jumat(14/03). Wakil Ketua Umum PSSI ini balik menengarai kabar tersebut sengaja dibuat untuk menggagalkan Musprovlub PSSI Sulawesi Selatan.
Itu berita lebay, yang dibuat-buat oleh Ryan Latief. Tujuannya menggagalkan Musprovlub Sumsel, ujar La Nyalla, pada .
Bisa saja dia buat berita seperti itu. Yang jelas, saksi saya juga banyak, termasuk beberapa orang polisi yang sedang ngobrol dengan saya waktu kejadian tersebut. Suruh saja buktikan di rekaman CCTV, sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla disebut telah melakukan penganiayaan pada Ryan Latief. Kejadian tersebut konon terjadi di The Executive Lounge Grand Clarion Hotel dan Clarion Convention Makassar.
Menurut kabar, Latief -dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pertina Sulses- datang ke lokasi untuk memberi bonus pada para atletnya. Di lokasi, sudah ada La Nyalla dan beberapa orang panitia Musprovlub PSSI.
Saat itu, Latief menghampiri La Nyalla untuk bersalaman. Ketika bersalaman, Latief dipegang dari belakang dan dipaksa duduk. Tak hanya itu. Latief juga dikabarkan dipukul sampai mengalami memar di sekitar mata. Bahkan, kacamatanya pecah. (den/dzi)
Itu berita lebay, yang dibuat-buat oleh Ryan Latief. Tujuannya menggagalkan Musprovlub Sumsel, ujar La Nyalla, pada .
Bisa saja dia buat berita seperti itu. Yang jelas, saksi saya juga banyak, termasuk beberapa orang polisi yang sedang ngobrol dengan saya waktu kejadian tersebut. Suruh saja buktikan di rekaman CCTV, sambungnya.
Sebelumnya, La Nyalla disebut telah melakukan penganiayaan pada Ryan Latief. Kejadian tersebut konon terjadi di The Executive Lounge Grand Clarion Hotel dan Clarion Convention Makassar.
Menurut kabar, Latief -dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pertina Sulses- datang ke lokasi untuk memberi bonus pada para atletnya. Di lokasi, sudah ada La Nyalla dan beberapa orang panitia Musprovlub PSSI.
Saat itu, Latief menghampiri La Nyalla untuk bersalaman. Ketika bersalaman, Latief dipegang dari belakang dan dipaksa duduk. Tak hanya itu. Latief juga dikabarkan dipukul sampai mengalami memar di sekitar mata. Bahkan, kacamatanya pecah. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















