La Nyalla: Timnas di Bawah JC, Bukan PSSI
Editor Bolanet | 20 Juli 2012 23:02
- La Nyalla Mahmud Mattalitti memperingatkan Ketua Umum , Djohar Arifin agar menanti keputusan Joint Committee (JC) terkait pengelolaan Timnas Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan La Nyalla menyusul pemanggilan pemain dari kompetisi ISL untuk memperkuat Timnas di turnamen Java Cup 2012, pekan depan.
Saya tegaskan, saudara Djohar jangan terus-terusan merusak klub dan stakeholder sepakbola. Sudah ada kesepakatan di JC bahwa Timnas akan langsung di bawah kontrol JC sehingga nanti JC yang akan menentukan siapa pelatih dan ofisialnya. Selanjutnya pelatih akan memanggil pemain-pemain terbaik, baru nantinya klub-klub ISL akan melepas pemainnya, tegas La Nyalla.
La Nyalla sendiri menilai bahwa yang berhak menentukan tim pelatih Timnas adalah JC sesuai dengan hasil pertemuan perdana di Hotel Meridien Jakarta, Kamis, 12 Juli lalu.
JC dan AFC sudah sepakat, bahwa Timnas Indonesia langsung ditangani oleh JC. Siapa pelatihnya dan ofisialnya ditentukan oleh JC. Bukan lagi oleh PSSI. Ini salah satu keputusan yang dihasilkan dalam pertemuan Kamis lalu dan akan dilanjutkan pada pertemuan lanjutan 24 Juli nanti, ungkapnya.
Untuk itu ia pun menghimbau agar klub-klub ISL tak mengizinkan para pemainnya bergabung bersama Timnas. Sikap saya jelas, saya meminta klub-klub ISL untuk tidak mengirimkan pemainnya kepada Djohar Arifin. Kita hanya akan mematuhi keputusan-keputusan JC yang disetujui oleh AFC, jelas La Nyalla.[initial]
TIMNAS - PSSI: Ingin Kuat, Timnas Harus Bersatu (ant/dzi)
Penegasan tersebut disampaikan La Nyalla menyusul pemanggilan pemain dari kompetisi ISL untuk memperkuat Timnas di turnamen Java Cup 2012, pekan depan.
Saya tegaskan, saudara Djohar jangan terus-terusan merusak klub dan stakeholder sepakbola. Sudah ada kesepakatan di JC bahwa Timnas akan langsung di bawah kontrol JC sehingga nanti JC yang akan menentukan siapa pelatih dan ofisialnya. Selanjutnya pelatih akan memanggil pemain-pemain terbaik, baru nantinya klub-klub ISL akan melepas pemainnya, tegas La Nyalla.
La Nyalla sendiri menilai bahwa yang berhak menentukan tim pelatih Timnas adalah JC sesuai dengan hasil pertemuan perdana di Hotel Meridien Jakarta, Kamis, 12 Juli lalu.
JC dan AFC sudah sepakat, bahwa Timnas Indonesia langsung ditangani oleh JC. Siapa pelatihnya dan ofisialnya ditentukan oleh JC. Bukan lagi oleh PSSI. Ini salah satu keputusan yang dihasilkan dalam pertemuan Kamis lalu dan akan dilanjutkan pada pertemuan lanjutan 24 Juli nanti, ungkapnya.
Untuk itu ia pun menghimbau agar klub-klub ISL tak mengizinkan para pemainnya bergabung bersama Timnas. Sikap saya jelas, saya meminta klub-klub ISL untuk tidak mengirimkan pemainnya kepada Djohar Arifin. Kita hanya akan mematuhi keputusan-keputusan JC yang disetujui oleh AFC, jelas La Nyalla.[initial]
TIMNAS - PSSI: Ingin Kuat, Timnas Harus Bersatu (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
-
Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 23:11
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











