Laga Home Persija di Manahan Digelar Malam
Editor Bolanet | 10 Mei 2013 05:25
- Persija Jakarta seolah tidak berdaya melawan kondisi yang ada. Mereka kembali gagal menggelar laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 di Jakarta.
Menjamu Persiba Balikpapan, Sabtu (11/5), Persija harus menghelatnya di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Hal tersebut membuat Persija tidak bisa mendapatkan dukungan penuh dari The Jakmania. Tidak cukup sampai disitu, klub yang pimpinan Ferry Paulus tersebut juga harus rela main pada malam hari.
Penyebabnya adalah kegiatan kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub) pada Mei 2013. Ketua Panitia Pelaksana asal stadion tersebut, Mahendra Wiseno, mengungkapkan bahwa pertandingan Persija tergusur menjadi malam hari.
Sangat tidak mungkin bertanding petang, sebab bisa mengganggu kegiatan Pilgub. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya, katanya.
Dirinya cukup yakin jika pertandingan tersebut bisa berlangsung tertib. Pasalnya, yang bertanding bukanlah klub lokal, sehingga jumlah penonton yang hadir kemungkinan tidak terlalu banyak. Dikatakannya lagi, usai menjamu Persiba, Persija juga menghadapi Barito Putra di tempat yang sama, Rabu (15/5).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto menilai jika PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator ISL tidak serius dalam membantu Persija mengatasi izin pertandingan kandang. Buktinya, Persija kembali terusir dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Karena itu, Richard meminta supaya PT LI segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Sebab, dalam pandangannya, jika persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, kejadian serupa akan terus terulang.
Dalam mengarungi kompetisi putaran kedua, Persija sudah dikorbankan dalam situasi yang tidak menentu. Ini persoalan serius, sebab Persija masih terusir dari Jakarta, tutur Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin) tersebut.
Seharusnya, ada nota MoU dengan Mabes Polri supaya perizinan tersebut dapat dikordinasikan sampai tingkat Polda. Sehingga, klub-klub sangat terbantu dan tidak dirugikan, pungkasnya. (esa/gia)
Menjamu Persiba Balikpapan, Sabtu (11/5), Persija harus menghelatnya di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Hal tersebut membuat Persija tidak bisa mendapatkan dukungan penuh dari The Jakmania. Tidak cukup sampai disitu, klub yang pimpinan Ferry Paulus tersebut juga harus rela main pada malam hari.
Penyebabnya adalah kegiatan kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub) pada Mei 2013. Ketua Panitia Pelaksana asal stadion tersebut, Mahendra Wiseno, mengungkapkan bahwa pertandingan Persija tergusur menjadi malam hari.
Sangat tidak mungkin bertanding petang, sebab bisa mengganggu kegiatan Pilgub. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya, katanya.
Dirinya cukup yakin jika pertandingan tersebut bisa berlangsung tertib. Pasalnya, yang bertanding bukanlah klub lokal, sehingga jumlah penonton yang hadir kemungkinan tidak terlalu banyak. Dikatakannya lagi, usai menjamu Persiba, Persija juga menghadapi Barito Putra di tempat yang sama, Rabu (15/5).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto menilai jika PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator ISL tidak serius dalam membantu Persija mengatasi izin pertandingan kandang. Buktinya, Persija kembali terusir dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Karena itu, Richard meminta supaya PT LI segera menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Sebab, dalam pandangannya, jika persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, kejadian serupa akan terus terulang.
Dalam mengarungi kompetisi putaran kedua, Persija sudah dikorbankan dalam situasi yang tidak menentu. Ini persoalan serius, sebab Persija masih terusir dari Jakarta, tutur Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin) tersebut.
Seharusnya, ada nota MoU dengan Mabes Polri supaya perizinan tersebut dapat dikordinasikan sampai tingkat Polda. Sehingga, klub-klub sangat terbantu dan tidak dirugikan, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















