Laga Kontra Bontang Jadi Pendapatan Terendah Persebaya IPL
Editor Bolanet | 14 Mei 2012 12:10
- Alih-alih mengharapkan laga kandang untuk mengatasi krisis finansial mereka, Persebaya Surabaya harus tersentak. Pendapatan bersih mereka kemarin menyentuh angka terendah selama lima musim terakhir.
Menurut keterangan Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, dari 32.000 lembar tiket yang disiapkan untuk laga menjamu Bontang FC yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu, hanya 9931 lembar saja yang terjual. Stadion berkapasitas 60 ribu penonton itu kemarin terlihat melompong.
Padahal, Persebaya sangat berharap laga kemarin penuh sesak oleh Bonekmania dan meraup untung besar demi melunasi gaji pemain yang baru terbayar 20 persen saja. Apalagi pertandingan yang berakhir kemenangan 1-0 untuk Andik Vermansyah cs itu tidak ditayangkan langsung oleh televisi. Plus, Bonekmania sudah hampir 2 bulan ini tak menyaksikan laga kandang tim kesayangannya.
Menurunnya jumlah penonton, menurun pula pendapatan panpel. Pendapatan kotor panpel kemarin hanya menyentuh angka Rp.198 juta saja. Jauh sekali dari pendapatan kotor mereka saat menjamu Arema IPL di tempat yang sama, yang menembus Rp. 1,1 M.
Kita memang perusahaan sekarang. Tapi kita ini perusahaan sepak bola dan kita masih untung besar kok, untung tiga poin, tegas CEO Persebaya, Gede Widiade diplomatis saat ditanyai hal ini.
Pendapatan bersih panpel yang biasanya berkisar di angka Rp.500 juta selama musim ini, juga menurun. Konon pendapatan bersih kemarin yang ada di kisaran Rp.162 juta merupakan pendapatan terendah panpel Persebaya selama lima musim terakhir. (fjr/end)
Menurut keterangan Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, dari 32.000 lembar tiket yang disiapkan untuk laga menjamu Bontang FC yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu, hanya 9931 lembar saja yang terjual. Stadion berkapasitas 60 ribu penonton itu kemarin terlihat melompong.
Padahal, Persebaya sangat berharap laga kemarin penuh sesak oleh Bonekmania dan meraup untung besar demi melunasi gaji pemain yang baru terbayar 20 persen saja. Apalagi pertandingan yang berakhir kemenangan 1-0 untuk Andik Vermansyah cs itu tidak ditayangkan langsung oleh televisi. Plus, Bonekmania sudah hampir 2 bulan ini tak menyaksikan laga kandang tim kesayangannya.
Menurunnya jumlah penonton, menurun pula pendapatan panpel. Pendapatan kotor panpel kemarin hanya menyentuh angka Rp.198 juta saja. Jauh sekali dari pendapatan kotor mereka saat menjamu Arema IPL di tempat yang sama, yang menembus Rp. 1,1 M.
Kita memang perusahaan sekarang. Tapi kita ini perusahaan sepak bola dan kita masih untung besar kok, untung tiga poin, tegas CEO Persebaya, Gede Widiade diplomatis saat ditanyai hal ini.
Pendapatan bersih panpel yang biasanya berkisar di angka Rp.500 juta selama musim ini, juga menurun. Konon pendapatan bersih kemarin yang ada di kisaran Rp.162 juta merupakan pendapatan terendah panpel Persebaya selama lima musim terakhir. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stadion GBT Akan Terang-Benderang ketika Upacara Pembukaan Piala Dunia U-17 2033
Piala Dunia 31 Oktober 2023, 23:20
LATEST UPDATE
-
Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:25
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:07
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 13:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay 13 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:43
-
Buang 5 Peluang Lawan Ceko, Son Heung-min Dikritik, Son Heung-min Dibela
Piala Dunia 12 Juni 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24













