Laga Persebaya vs PSMS Terancam Batal

Editor Bolanet | 7 April 2012 11:10
Laga Persebaya vs PSMS Terancam Batal
Andik Vermansyah saat latihan bersama rekan-rekan satu timnya.(c) Fajar/Bola.net
- Laga perdana putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 antara Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan Minggu (08/4) nanti terancam batal.

Konon pihak Kepolisan Kota Besar (Poltabes) Surabaya belum menurunkan ijin keamanan untuk menggelar partai yang rencananya akan dilangsungkan di Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo Surabaya tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, ijin keamanan dari kepolisian belum juga turun. Padahal PSMS sendiri sudah tiba di Surabaya sejak semalam. Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya IPL pun terus melakukan konsolidasi dengan Poltabes agar mau memberikan ijin.

Ini belum juga turun ijinnya baik Polres Benowo atau pun Poltabes, terang media officer Persebaya Surabaya, Ram Surrahman. Ini kita (panpel) dan teman-teman Bonekmania akan menghadap langsung ke Poltabes untuk mencari kejelasan kenapa tidak mau mengeluarkan juga ijinnya.

Doakan semoga sore nanti ada kejelasan dan mereka mau menerbitkan ijinnya, tambah Ram.

Dihubungi terpisah, manajer Persebaya, Saleh Hanifah, tetap optimis partai ini bakal tetap digelar. Saya bersama pelatih saat ini lebih fokus ke persiapan tim. Ada nggak ada ijin kami tetap menyiapkan diri. Kami sih optimis partai ini tetap berjalan sesuai rencana, sahutnya.

Pihak MNC TV sendiri, selaku stasiun yang akan menayangkan partai ini belum juga memberi kepastian. Akan tetapi berdasarkan keterangan dari presenter mereka, Tio Nugroho partai ini malah batal digelar. Persebaya v PSMS batal!!.. Nggak dapet ijin dari polisi, kicaunya dalam akun Twitter pribadinya @t10nugroho.

Dari beberapa keterangan yang dihimpun di mess Persebaya Karang Gayam menyebut kalau kepolisian tidak memberikan ijin karena masalah keuangan. Konon, uang keamanan laga Persebaya IPL saat menjamu Arema Indonesia lalu belum diterima penuh oleh pihak kepolisian. Padahal saat itu Panpel Persebaya mendapatkan pemasukan kotor hampir Rp. 1,1 miliar.

 (fjr/syp)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE