Laga Tak Tuntas, Pelatih Arema FC dan Madura United Kecewa
Serafin Unus Pasi | 21 Oktober 2020 10:15
Bola.net - Kekecewaan diungkapkan Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, terkait tak tuntasnya laga uji coba antara timnya dan Arema FC. RD, demikian sapaan karib Rahmad Darmawan, menilai bahwa sesungguhnya tak ada alasan untuk menghentikan laga tersebut sebelum tuntas.
"Saya rasa sangat sulit bagi kita jika keadaan terus seperti ini. Kita latihan bareng, nggak ada penonton," ucap Rahmad Darmawan, usai pertandingan.
"Ada masalah apa? Mau terus seperti apa? Kalau orang mau membangun sepak bola, sama dengan profesi yang lain. Yang kerja di pabrik saja, setiap hari masuk kerja ada ratusan orang di dalam satu ruangan yang menurut saya nggak ada masalah," ia menambahkan.
Menurut RD, tak ada yang salah dengan bermain sepak bola. Terlebih lagi, sambung pelatih berusia 52 tahun ini, para pemain kedua tim sudah menjalani protokol kesehatan yang ketat.
"Protokol kesehatan semua sudah kita lakukan dan patuhi. Malah profesi lain nggak melakukan itu. Kok kita dilarang? Saya nggak ngerti," tukasnya.
Sebelumnya, laga antara Arema FC dan Madura United tak bisa dihelat sampai 90 menit sesuai rencana. Laga bertajuk latihan bersama, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (21/10) tersebut, diselesaikan ketika memasuki menit 75.
Ada sejumlah tengara menyertai penghentian laga tersebut. Yang paling santer berkembang, laga ini dihentikan akibat belum mengantongi izin dari pihak berwenang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pelatih Arema FC Kecewa
Kekecewaan serupa juga diungkapkan Carlos Oliveira. Pelatih Arema FC ini menyebut bahwa seharusnya pertandingan ini tak dihentikan di tengah jalan.
"Saya sama sekali tak menyangka pertandingan ini disetop sebelum tuntas. Apa yang bisa saya lakukan?" keluh Carlos.
"Saya ingin pertandingan ini selesai," ia menambahkan.
Menurut Carlos, pertandingan ini berlangsung menarik. Jika tak terhenti, pertandingan ini akan berakhir dengan skor lebih besar.
"Bisa jadi pertandingan berakhir dengan skor 4-4, 5-5, dan sebagainya. Ini pertandingan yang sangat terbuka dan sangat bagus bagi kami untuk sesi persiapan," tandasnya.
Bantah Karena Diperingatkan Aparat
Sementara itu, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menampik tengara bahwa laga ini dihentikan menyusul kehadiran sejumlah aparat pada laga tersebut. Menurutnya, penghentian ini murni karena urusan teknis.
"Kami diizinkan untuk menggelar pertandingan sampai pukul 17.00 WIB," ucap Ruddy.
Menurut Ruddy, selain alasan tersebut, laga juga dihentikan akibat situasi di stadion sudah mulai gelap. Sementara, mereka tak menyewa stadion sekalian dengan lampunya.
"Jika menggunakan lampu, tentu akan ada cost lagi. Padahal, ini sekadar latihan bersama," papar Ruddy.
"Mungkin, jika tadi tak turun hujan dan mendung, pertandingan masih bisa dilanjut karena penerangan masih mencukupi. Karena mendung, jadi pertandingan memang dihentikan," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






