Legenda Arema Mengaku Sempat Digoda untuk Terlibat Match Fixing
Ari Prayoga | 6 Februari 2019 23:52
Bola.net - - Praktik lancung dalam sepak bola, semacam match fixing, ternyata bukan fenomena kekinian. Legenda Arema Malang, Mecky Tata, mengaku sempat digoda untuk ikut dalam permainan curang ini ketika masih aktif bermain.
Pada masa keemasannya, Mecky Tata merupakan pemain yang menjadi andalan Arema Malang di lini depan. Berkat ketajamannya, pria asal Papua ini bahkan sempat menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi Galatama pada gelaran Galatama IX 1988/1989.
Dengan reputasi ini, sosok Mecky tentu sangat disegani lawan. Hal inilah yang membuatnya menjadi salah satu sasaran untuk diajak dalam praktik match fixing.
"Saya pernah ditawari oleh Gelora Dewata. Dulu, tim ini satu grup dengan Arema, ada Pak Mislan dan Vigit Waluyo di situ. Arema diminta mengalah. Saya bilang, bahwa saya nggak bisa melakukan hal tersebut. Saya sendiri kemudian mengiyakan, tapi di lapangan berbuat lain. Saya cetak gol pada pertandingan tersebut," ujar Mecky Tata, Rabu (06/02).
"Setelahnya, saya kena damprat. Namun, bagaimana lagi, saya nggak bisa menipu seperti itu," ia menambahkan.
Mecky pun membeber alasannya tak mau menerima ajakan mach fixing ini. Menurutnya, hal ini akan membuatnya tak bisa tampil maksimal. Sementara, sebagai atlet, ia adalah sosok yang sangat kompetitif.
"Orang pun akan menilai kita jelek," tuturnya.
Bagaimana pendapat Mecky Tata soal perbedaan antara praktik match fixing pada era lampau dan saat ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Lebih Terorganisir
Kendati mengaku bahwa match fixing sudah ada sejak eranya masih aktif bermain, Mecky Tata menyebut ada beda antara match fixing saat itu dan pada zaman now. Menurutnya, saat ini, praktik match fixing jauh lebih terorganisir.
"Pada zaman saya memang ada praktik tersebut," ucap Mecky Tata.
"Namun, saat ini, praktik tersebut lebih terorganisir. Pun, saat ini lebih masif," sambungnya.
Harap Match Fixing Dibersihkan dari Kompetisi
Lebih lanjut, Mecky Tata menilai sedih dengan adanya praktik macam ini. Ia berharap praktik-praktik lancung ini segera dihentikan.
"Saya sangat menyayangkan adanya perbuatan seperti ini," kata Mecky Tata.
"Kalau bisa, perbuatan-perbuatan ini segera dihentikan. Hal ini sangat merugikan semua pihak yang ingin berkompetisi secara jujur," ia menandaskan.
Video Menarik
Berita video tentang tim yang berhasil membuat Jose Mourinho stress sepanjang karier melatihnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














