Liga Indonesia 1994/1995, Petrokimia, dan Gol Jacksen yang Dianulir
Gia Yuda Pradana | 1 April 2020 11:02
Bola.net - Liga Indonesia 1994/1995 merupakan era baru kompetisi sepak bola di Indonesia. Momen itu adalah untuk pertama kalinya kompetisi Divisi Utama Perserikatan dan Galatama dilebur. Jacksen F Tiago punya kenangan yang sulit dilupakan dari masa dia memperkuat Petrokimia Putra.
Total ada 34 tim yang berlaga yang dibagi ke dua grup, Timur dan Barat. Setelah berlaga di babak penyisihan yang diisi 17 tim di tiap grup, ada empat tim teratas di masing-masing grup yang lolos ke babak delapan besar.
Kala itu, Jacksen Ferreira Tiago adalah striker debutan di Liga Indonesia dan memperkuat tim eks Galatama, Petrokimia Putra Gresik. Jacksen tampil apik bersama kompatriotnya asal Brasil yang berposisi gelandang, Carlos de Mello, dan kiper asal Trinidad-Tobago, Darry Sinerine.
Petrokimia dilatih oleh Andi Teguh dan diperkuat pemain lokal berkualitas apik macam Widodo C. Putro, Eri Irianto, Khusaeri dan Suwandi HS. Kombinasi pemain lokal dan trio pemain asing membawa Petrokimia tampil solid.
Hasilnya, Petrokimia tampil sebagai juara grup Barat dan lolos ke babak 8 Besar. Pada babak tersebut Petrokimia bergabung dengan Persib, Assyabaab SGS, dan Medan Jaya. Jacksen dkk. tampil sebagai runner up grup dengan hasil satu kali menang dan dua kali imbang.
Petrokimia kemudian lolos ke semifinal dan menantang tim sesama eks Galatama, Pupuk Kaltim, Bontang. Laga itu dimenangi Petrokimia dengan skor 1-0, hasil gol yang dicetak Widodo C. Putro.
Final Kontra Persib dan Gol yang Dianulir
Laga final pun akhirnya tersaji dengan ideal, karena mempertemukan Persib yang merupakan wakil eks Divisi Utama lawan Petrokimia Putra yang eks Galatama. Partai puncak itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu malam, 30 Juli 1995.
Kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik alias full team. Sementara di tribun stadion hadir puluhan ribu suporter, yang didominasi suporter Persib, bobotoh. Saking penuhnya tribun atas, ketika para suporter meloncat-loncat secara bersama, getarannya terasa hingga ke tribune bawah.
Sejak menit awal, kedua tim saling balas serangan. Tak ada tim yang tampil dominan. Permainan Petrokimia yang diisi kombinasi pemain lokal dan asing diimbangi oleh Persib yang tampil tanpa satupun pemain asing dan dilatih pelatih Indra Thohir.
Pada menit 30, Jacksen Tiago sempat mencetak gol dan membuat puluhan ribu bobotoh terdiam. Namun gol tersebut dianulir wasit Zulkifli Chaniago.
Hingga kini dan mungkin sampai kapanpun, Jacksen yakin bahwa gol tersebut sah. Ia yakin tak ada pelanggaran, offside, dan para pemain Persib tak ada yang melakukan protes.
"Saat itu saya tanya, kenapa gol itu dianulir dan wasit tak bisa menjawab. Saya tak akan pernah lupa dengan wasit Zulkifli Chaniago. Beberapa tahun setelah pertandingan final itu, saya juga sempat bertemu dia dan dia juga tak menjawab pertanyaan saya," kata Jacksen pada sekitaran tahun 2014, bertahun-tahun setelah laga final itu.
Laga final itu akhirnya dimenangkan Persib. Adalah striker Sutiono Lamso yang mencetak gol tunggal setelah menerima sodoran umpan Yusuf Bachtiar pada menit ke-75.
Juara Bersama Persebaya
Pada musim berikutnya Jacksen hengkang ke PSM Makassar dan kembali menembus laga final. Namun di final lagi-lagi Jacksen gagal merasakan gelar juara karena PSM kalah 0-2 dari Bandung Raya.
Pada musim ketiga Liga Indonesia, Jacksen kemudian pindah ke Persebaya Surabaya. Tim Bajul Ijo punya materi tim yang mentereng dengan kehadiran Jacksen, Justino Pinheiro, dan Carlos de Mello yang diramu pelatih Rusdy Bahalwan dengan materi pemain lokal jempolan macam Aji Santoso, Anang Ma'ruf, Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Yusuf Ekodono, dan Khairil Anwar.
Persebaya kemudian lolos ke final. Barulah pada kesempatan ketiga menjejak laga puncak itu Jacksen mengantar tim yang diperkuatnya menjadi juara. Jacksen menyumbang satu gol di partai puncak dan Persebaya menang 3-1 atas Mastrans Bandung Raya.
Usai mencetak gol, secara emosional Jacksen berlari ke tepi lapangan. "Saya bisa juara!", teriak Jacksen di depan kamera TV yang menyiarkan laga tersebut secara langsung.
Prestasi mengantar Persebaya meraih gelar juara itu menjadi makin bersejarah buat Jacksen, karena ia juga meraih gelar top skor kompetisi dengan torehan 26 golnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Erwin Fitriansyah
Published: 31 Maret 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Danilo Sekulic: Kesehatan Kita dan Warga Indonesia yang Utama
Kiper Barito Putera: Tak Semua Pemain Punya Gaji Besar
Cerita Dendi Santoso Tentang Perjalanan Arema jadi Juara 10 Tahun Silam
Manajemen Barito Putera Pastikan Revisi Kontrak Tim
Gelandang Bhayangkara FC Ikhlas Gaji Dipotong, Asal Kompetisi Tak Dibatalkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Hasil BRI Super League: Persija Tekuk Persib 2-1, Madura United Menang di Markas PSS
Bola Indonesia 12 September 2026, 17:45
-
Link Nonton Persija vs Persib: Siaran Langsung dan Live Streaming
Bola Indonesia 12 September 2026, 13:49
-
Tempat Menonton Persija Jakarta vs Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 12 September 2026, 13:39
LATEST UPDATE
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
News 20 September 2026, 05:21
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

