LPIS Minta Kandang Arema IPL Tetap di Gajayana
Editor Bolanet | 23 Februari 2012 21:34
- PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) meminta manajemen Arema Indonesia yang berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) untuk tidak mengubah venue atau kandang tim itu ke stadion lain.
Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan, Kamis mengatakan, permintaan itu disampaikan secara resmi melalui surat penetapan venue pertandingan yang dikirim ke kantor Arema, Jalan Jakarta, Malang bernomor NP.63 dengan nomor surat LPIS-034/DK-IPL/II/2012.
Dengan adanya surat itu, kita pastikan pertandingan antara Arema melawan Persijap tetap digelar di Stadion Gajayana, Malang, pada hari Minggu (26/2), tukasnya.
Noor mengatakan, dalam surat itu, LPIS juga meminta agar konflik dualisme di tubuh internal Arema segera diselesaikan, agar tidak menganggu pertandingan melawan Persijap, dan bisa digelar secara aman, tertib dan lancar.
LPIS meminta pula agar manajemen Arema berkoordinasi dengan tim tamu, aparat keamanan, pengelola stadion dan pengurus PSSI di wilayah Kota Malang, agar bisa menggelar pertandingan itu, paparnya.
Noor mengaku, dengan adanya surat tersebut, membantah segala hal yang menyebutkan bila Arema dilarang bermain di Stadion Gajayana dan diharuskan pindah ke stadion lainnya.
Sebelumnya, Wali kota Malang Peni Suparto, melarang Arema menggunakan Stadion Gajayana dalam pertandingan melawan Persijap, hal itu bila masih terjadi dualisme manajemen dan tim.
Peni beralasan, jika diberikan izin dengan kondisi adanya dualisme, maka Kota Malang tidak akan aman, oleh karena itu Arema LPI harus disatukan.
Saya sudah ada kesepakatan dengan Kepala Polresta Malang, dan jika masih tetap ada konflik maka laga Arema tidak boleh digelar di Gajayana, tegasnya. (ant/Rev)
Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan, Kamis mengatakan, permintaan itu disampaikan secara resmi melalui surat penetapan venue pertandingan yang dikirim ke kantor Arema, Jalan Jakarta, Malang bernomor NP.63 dengan nomor surat LPIS-034/DK-IPL/II/2012.
Dengan adanya surat itu, kita pastikan pertandingan antara Arema melawan Persijap tetap digelar di Stadion Gajayana, Malang, pada hari Minggu (26/2), tukasnya.
Noor mengatakan, dalam surat itu, LPIS juga meminta agar konflik dualisme di tubuh internal Arema segera diselesaikan, agar tidak menganggu pertandingan melawan Persijap, dan bisa digelar secara aman, tertib dan lancar.
LPIS meminta pula agar manajemen Arema berkoordinasi dengan tim tamu, aparat keamanan, pengelola stadion dan pengurus PSSI di wilayah Kota Malang, agar bisa menggelar pertandingan itu, paparnya.
Noor mengaku, dengan adanya surat tersebut, membantah segala hal yang menyebutkan bila Arema dilarang bermain di Stadion Gajayana dan diharuskan pindah ke stadion lainnya.
Sebelumnya, Wali kota Malang Peni Suparto, melarang Arema menggunakan Stadion Gajayana dalam pertandingan melawan Persijap, hal itu bila masih terjadi dualisme manajemen dan tim.
Peni beralasan, jika diberikan izin dengan kondisi adanya dualisme, maka Kota Malang tidak akan aman, oleh karena itu Arema LPI harus disatukan.
Saya sudah ada kesepakatan dengan Kepala Polresta Malang, dan jika masih tetap ada konflik maka laga Arema tidak boleh digelar di Gajayana, tegasnya. (ant/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











