Mahaka Akui Kecolongan di Perempat Final Piala Presiden
Editor Bolanet | 5 Oktober 2015 17:43
- Mahaka Sports and Entertainment bersikap kesatria ihwal insiden walkout yang dilakukan Bonek FC pada Piala Presiden. Mereka mengaku kecolongan pada pertandingan Perempat Final Piala Presiden ini.
Saya kecolongan di perempat final, aku CEO Mahaka, Hasani Abdulgani.
Memang ada kecolongan. Jujur saja. Cuma, saya tidak mau lagi lihat ke belakang. Kita bicara ke depan, sambungnya.
Sebelumnya, pada pertandingan leg kedua Delapan Besar Piala Presiden versus Sriwijaya FC, Bonek FC mogok kala laga belum berlangsung seperempat jam. Sebagai hasilnya, di laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09), tim besutan Ibnu Grahan ini dinyatakan kalah.
Aksi mogok tanding Bonek FC dipicu keputusan kontroversial Jerry Eli. Wasit asal Bali ini menghadiahi Sriwijaya FC penalti pada menit 13. Ia menilai bek Bonek FC, Firly Apriansyah melakukan handsball. Padahal, dalam tayangan ulang, bola hanya mengenai bahu Firly.
Lebih lanjut, sebagai upaya agar tak lagi kecolongan, Mahaka mengaku membuat sebuah terobosan dalam pemilihan wasit dan perangkat pertandingan yang bertugas pada Semifinal dan Final Piala Presiden. Mereka meminta empat tim yang lolos ke Semifinal untuk memilih sepuluh wasit terbaik dari 25 wasit yang bertugas di Piala Presiden.
Nama-nama yang terpilih, kami serahkan pada Komisi Wasit, tandasnya.[initial]
(den/yp)
Saya kecolongan di perempat final, aku CEO Mahaka, Hasani Abdulgani.
Memang ada kecolongan. Jujur saja. Cuma, saya tidak mau lagi lihat ke belakang. Kita bicara ke depan, sambungnya.
Sebelumnya, pada pertandingan leg kedua Delapan Besar Piala Presiden versus Sriwijaya FC, Bonek FC mogok kala laga belum berlangsung seperempat jam. Sebagai hasilnya, di laga yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09), tim besutan Ibnu Grahan ini dinyatakan kalah.
Aksi mogok tanding Bonek FC dipicu keputusan kontroversial Jerry Eli. Wasit asal Bali ini menghadiahi Sriwijaya FC penalti pada menit 13. Ia menilai bek Bonek FC, Firly Apriansyah melakukan handsball. Padahal, dalam tayangan ulang, bola hanya mengenai bahu Firly.
Lebih lanjut, sebagai upaya agar tak lagi kecolongan, Mahaka mengaku membuat sebuah terobosan dalam pemilihan wasit dan perangkat pertandingan yang bertugas pada Semifinal dan Final Piala Presiden. Mereka meminta empat tim yang lolos ke Semifinal untuk memilih sepuluh wasit terbaik dari 25 wasit yang bertugas di Piala Presiden.
Nama-nama yang terpilih, kami serahkan pada Komisi Wasit, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













