Main Monoton, Bhayangkara FC Ditahan Barito Putera
Editor Bolanet | 10 September 2016 20:58
Barito Putera langsung mencuri kesempatan dari kaki Luis Junior menit kedua. Meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Luis berhasil ditepis Thomas Rian Bayu. BFC di bawah tekanan Barito pada 10 menit awal babak pertama. Bahkan Thierry Gathuessi sempat mencetak gol menit ke-11. Meski gol itu dianulir karena ada pelanggaran kepada kiper.
Peluang pertama BFC lahir menit ke-13. Tendangan Thiago Furtuoso dari luar kotak penalti, mendarat di pelukan kiper Aditya Harlan. Di tengah gempuran Barito, BFC justru berhasil mencetak gol pada menit ke-15. Menerima umpan silang datar Thiago, Ilham Udin Armaiyn dengan tenang menceploskan bola ke gawang Laskar Antasari.
Meski sudah mencetak gol, nyatanya BFC masih berada di bawah bayang-bayang Barito. Laskar Antasari hampir menjebol gawang tuan rumah menit ke-26. Beruntung kiper Thomas sigap menggagalkan tembakan Luis Junior dan Thiago Amaral. Thomas lagi-lagi menjadi penyelamat kala ia memotong mpan silang Thiago Amaral ke arah Luis Junior menit ke-29.
Untuk keluar dari tekanan, BFC mengandalkan umpan jarak jauh. Setelah gol Ilham Udin, strategi ini gampang terbaca anak-anak Barito. BFC bengkit menyerang pada lima menit akhir pertandingan. Tapi pemain BFC justru mendapat banyak pelanggaran. Skor 1-0 untuk BFC bertahan hingga turun minum.
Menjelang babak kedua dimulai, BFC memainkan amunisi anyarnya, yakni Lee Yoo-Joon menggantikan Wahyu Subo Seto. Lewat sepakan Khairallah Abdelkbir BFC menciptakan peluang menit ke-52. Namun arah bola meninggi di atas mistar gawang.
Duet bek tengah, Otavio Dutra dan Indra Kahfi tak begitu kokoh di pertandingan ini. Berulang kali mereka berhasil diperdayai pemain depan Barito. Bahkan pada menit ke-56, Dutra menjatuhkan Thiago Amaral di kotak penalti. Namun wasit tak menganggap itu pelanggaran.
Barito menyamakan skor pada menit ke-57. Tendangan spekulasi Adam Alis bersarang di pojok kanan atas gawang BFC. Thomas Rian Bayu hanya melongo melihat gawangnya jebol. Untuk memperbaiki kualitas serangannya, BFC memasukkan Antoni Putro Nugroho menggantikan Abdelkbir menit ke-65.
Tensi pertandingan sangat panas. Kedua tim saling melancarkan pelanggaran-pelanggaran berbahaya. Adu mulut antar pemain kerap terjadi. BFC sendiri tak henti-hentinya melancarkan serangan udara. Padahal strategi monoton ini berulang kali dipatahkan pertahanan Barito.
Tendangan terarah dilepaskan Luis Junior menit ke-77. Tapi bola berhasil diamankan Thomas Rian Bayu. BFC memperbaiki daya serangnya dengan memainkan Rudi Widodo menggantikan Ilham Udin. BFC tampil menyerang pada 15 menit akhir pertandingan. Para pemain Barito bertumbangan lima menit menjelang laga usai. Mayoritas mengalami kram.
Meski berpaya menyerang, tapi BFC gagal mencetak gol. Skor imbang menutup jalannya pertandingan ini. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton BRI Super League: Link Live Streaming Persik vs Bhayangkara FC di Vidio
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:22
-
Tempat Menonton Persik vs Bhayangkara FC: Apakah Tayang di Indosiar?
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 15:00
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Bhayangkara FC 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 14:32
LATEST UPDATE
-
Tangis Lewandowski dan Mimpi Piala Dunia yang Terhenti
Piala Dunia 1 April 2026, 17:24
-
Ironi Timnas Italia: Dari 4 Kali Juara ke Langganan Absen di Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 17:00
-
Rapuhnya Timnas Inggris Tanpa Harry Kane: Alarm Bahaya Thomas Tuchel
Piala Dunia 1 April 2026, 16:28
-
Jadwal dan Link Streaming BRI Super League: Arema FC vs Malut United
Bola Indonesia 1 April 2026, 15:51
-
Kondisi Terkini Mykhailo Mudryk: Tetap Latihan Meski Terancam Sanksi
Liga Inggris 1 April 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45













