Maitimo Pertanyakan Regulasi Head to Head ISC A 2016
Asad Arifin | 2 November 2016 21:43
Bola.net - - Regulasi penentuan peringkat yang digunakan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 mendapat sorotan Raphael Maitimo. Gelandang Arema Cronus ini menyebut penentuan peringkat berdasar rekor head to head, yang digunakan di ISC, merupakan hal bodoh.
Saya tidak mengerti. Yang membuat keputusan ini bodoh sekali. Tak pernah saya temui sepanjang karir sistem head to head dipakai di liga, ujar Maitimo.
Menurut Maitimo, protesnya ini bukan karena saat ini Arema memiliki selisih gol lebih baik ketimbang Persipura. Menurutnya, jika saat ini yang memiliki selisih gol lebih baik adalah Persipura, ia tetap akan menyuarakan hal yang sama.
Saya tidak mengerti peraturan itu. Saya tidak tahu siapa buat peraturan di liga, tuturnya.
Sebelumnya, meski memiliki selisih gol lebih baik ketimbang Persipura, Arema Cronus harus rela berada di bawah klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Pasalnya, Arema Cronus kalah dalam catatan head to head. Saat ini, Persipura berada di urutan pertama sementara Arema berada di urutan kedua. Dua klub ini, juga Madura United yang berada di posisi tiga, sama-sama mengoleksi 49 poin dari 26 laga.
Dalam regulasi ISC, masalah penentuan peringkat ini tercantum di pasal 15 ayat 4. Apabila terdapat dua klub atau lebih memiliki jumlah nilai yang sama, maka penentuan peringkat ditentukan dengan head to head, selisih gol, jumlah gol memasukkan dan undian.
Menurut Maitimo, dengan aturan head to head, sepakbola bakal tak menghibur. Pasalnya, jika sebuah tim mencetak satu gol, tak perlu lagi mencetak gol asalkan bisa mempertahankan kemenangannya. Ini tidak menghibur penonton juga, tukasnya.
Lebih lanjut, pemain didikan Akademi Feyenoord ini menyebut regulasi head to head ini bukan satu-satunya peraturan konyol yang ia temui di sepakbola Indonesia. Ia juga menemui aturan-aturan serupa di beberapa gelaran sebelumnya, seperti Piala Bhayangkara dan Piala Presiden.
Yang pasti, dalam membuat aturan kita harus selalu ikut rule FIFA dan hormat sepakbola, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Persib di Lanjutan BRI Liga 1 2021/2022, 3 Bintang Persita Absen
Bola Indonesia 7 September 2021, 13:56
-
Tantangan Raphael Maitimo Jaga Kondisi di Tengah Kebijakan Lockdown
Bola Indonesia 2 Desember 2020, 23:39
-
Pemain Naturalisasi Asal Belanda Ini Turut Bangga Bagus Kahfi Gabung Jong Utrecht
Bola Indonesia 2 Desember 2020, 22:01
-
10+1 Transfer Dahsyat yang Gagal Terjadi
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 15:51
-
Para Pemain Naturalisasi yang Memberi Manfaat untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 4 Agustus 2020, 12:41
LATEST UPDATE
-
Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
Liga Italia 3 April 2026, 16:10
-
Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
Liga Spanyol 3 April 2026, 15:40
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
-
Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
Liga Italia 3 April 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13







