Manajemen Arema Optimistis Timnya Bangkit pada Laga Kontra PSIS Semarang
Dimas Ardi Prasetya | 12 Maret 2020 23:47
Bola.net - Ruddy Widodo angkat bicara soal kondisi mental timnya jelang laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 kontra PSIS Semarang. General Manager Arema FC ini menyebut Hendro Siswanto dan kawan-kawan sudah bangkit dari kekalahan mereka pada laga sebelumnya, kontra Persib Bandung.
"Saya melihat mental para pemain sudah tak lagi down," kata Ruddy.
"Insyaallah, mereka sudah bangkit dari kekalahan sebelumnya," sambungnya.
Menurut Ruddy, ia yakin para penggawa Arema FC bakal bisa menunjukkan permainan yang lebih baik pada laga kontra PSIS. Pasalnya, sambung manajer berusia 49 tahun ini, Pelatih Arema FC, Mario Gomez, memiliki kelebihan dalam memotivasi pemain.
"Saya optimistis tim ini akan tampil lebih baik lagi," tuturnya.
Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan dari Persib Bandung pada laga pekan kedua mereka di Shopee Liga 1 musim 2020. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (08/03), skuad besutan Mario Gomez ini takluk dengan skor 1-2.
Dua gol Persib pada laga ini merupakan buah bunuh diri Syaiful Indra Cahya dan sepakan penalti Wander Luiz. Sementara, gol Arema dihasilkan melalui sepakan penalti Elias Alderete.
Dengan kekalahan ini, Arema FC berada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan raihan tiga poin. Sementara, Persib Bandung menempati posisi puncak klasemen sementara. Mereka meraih enam poin dari dua kali kemenangan.
Arema akan melanjutkan langkah mereka di kompetisi dengan menantang PSIS Semarang. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Moch. Soebroto Magelang, Sabtu (14/03).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Keluarkan Kemarahan
Sementara itu, Pelatih Arema FC, Mario Gomez membeber kiatnya untuk mendongkrak mental timnya jelang laga kontra PSIS. usai. Pelatih asal Argentina ini meminta anak asuhnya untuk memanfaatkan rasa marah dan kecewa mereka, usai kalah pada laga kontra Persib, sebagai tambahan motivasi bertanding.
"Kami semua marah dengan kekalahan pada laga sebelumnya, apalagi kekalahan ini di kandang sendiri. Kami harus manifestasikan rasa marah ini dalam permainan di lapangan," kata Gomez.
"Kami harus menunjukkan kemarahan di lapangan," sambungnya.
Lebih lanjut, Gomez juga meminta anak asuhnya tak patah arang dengan kekalahan mereka pada laga kontra Persib Bandung. Pasalnya, menurut pelatih berusia 63 tahun ini, perjalanan mereka di kompetisi ini masih sangat panjang.
"Ini baru awal musim, baru pekan kedua. Memang penting mengawali musim dengan baik, tapi yang lebih penting adalah mengakhiri musim kompetisi dengan baik," tutur Gomez.
"Yang lebih penting, kami harus terus berkembang," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














