Manajemen Arema Sebut Ada Hikmah di Balik Absennya Dedik dan Comvalius
Ari Prayoga | 6 November 2019 00:44
Bola.net - Arema FC yakin bisa tetap bersaing di papan atas kendati harus kehilangan dua penyerang andalan mereka. Klub berlogo singa mengepal tersebut menilai absennya dua bintang lini depan tersebut membuka peluang bagi para pemain yang selama ini menjadi pelapis.
"Para pemain yang selama ini menjadi pelapis harus bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka," ucap General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Pemain-pemain seperti Ahmad Nur Hardianto, Ricky Kayame, Sunarto, dan Rifaldy Bawuoh harus bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin," sambungnya.
Ruddy memastikan, manajemen Arema percaya sepenuhnya pada kemampuan Hardianto dan kawan-kawan. Menurutnya, kendati mereka selama ini banyak menjadi pelapis, kemampuan para pemain tersebut sama sekali tidak bisa dipandang enteng.
"Kalau kemampuan mereka semenjana, untuk apa kami rekrut? Kami sangat yakin terhadap kemampuan mereka," tutur Ruddy.
Arema sendiri harus kehilangan dua penyerang andalan mereka, Dedik Setiawan dan Sylvano Dominique Comvalius. Dua pemain ini sama-sama harus menjalani proses pemulihan cedera mereka.
Dedik harus absen sampai paruh musim depan. Ia akan menjalani operasi dan proses recovery untuk pulih dari cedera putus ACL lutut kanannya.
Sementara, Comvalius saat ini masih pulang ke Belanda. Ia menjalani pemulihan cedera hamstring dan masalah sinusitisnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini
Tanpa Beban Bagi Pemain Muda
Selain kepada para pemain pelapis tersebut, Ruddy juga berharap pada pemain muda Arema untuk juga bisa memanfaatkan momen ini. Manajer berusia 48 tahun tersebut menilai bahwa tak ada beban apa pun pada pemain muda mereka macam Vikrian Akbar, Titan Agung, Zidane Pulanda, dan Andriyas Francisco.
"Tidak ada beban apa pun. Insyaallah, kami juga sudah aman dari degradasi. Yang kami kejar saat ini hanya finis di posisi tiga besar," kata Ruddy.
"Jadi, kami sudah tidak ada beban apa pun. Kami juga tak mau membebani mereka. Mereka hanya perlu menikmati permainan dan menjadi diri sendiri," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














