Manajemen dan Brand Jadi Alasan Ajax Dibawa ke Indonesia
Editor Bolanet | 26 April 2014 09:31
Manajemen yang mampu menjadikan klub sebagai sebuah brand diharapkan sang promotor Ajax Indonesian Tour 2014 itu mampu menular ke klub-klub Indonesia.
Ajax di mata CEO Nine Sport Inc. Arif Putra Wicaksono merupakan pionir sepakbola modern. Bukan hanya dari segi pembinaan mereka yang dikenal terbaik di dunia, beberapa aspek sepak bola modern dapat dilahirkan Ajax.
Mulai dari teknik bermain terbuka yang membuat game menjadi lebih menarik, menumbuhkan jumlah fans melalui bintang lapangan menunjukkan bahwa mereka pioner sepak bola modern, kata Arif, Sabtu (26/04).
Pioner yang disebut Arif tersebut merujuk juga dengan kedatangan Ajax bersama Manchester United di tahun 1975 ke Indonesia. Sejak 1975, Ajax sudah explore pasar ke Asia. Manajemen mereka sudah super modern kala itu, ujarnya.
Saat itu mereka sama sekali belum terkenal di Indonesia dan sekarang dua klub tersebut adalah brand sport terbesar di dunia, tambah Arif. [initial]
Jangan Lewatkan!
- The Jakmania Berharap Keringanan Harga Tiket Persija Lawan Ajax
- Ini Alasan Kenapa Ajax Tak Dilawankan Timnas
- Tiket Ajax Dikelola PSSI, Penonton di SUGBK Dapat Dua Laga
- PSSI dan PT LI Sambut Positif Kehadiran Ajax
- Lawan Ajax, Persija Janji Tampilkan Semua Pemain Utama
- Van der Sar Janjikan Bawa Tim Utama Ajax ke Indonesia
- Tiket Laga Ajax dan ASEAN All Stars Jadi Domain PSSI
- Berlabel El Clasico, Alasan Ajax Lawan Persija dan Persib
- Lawan Ajax Amsterdam Jadi Ajang Persija Seleksi Striker Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Di Bawah Thom Haye, Seberapa Mahal Nilai Layvin Kurzawa Dibanding Skuad Persib?
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






