Masalah Dana Hantui Rehab Markas Persepar Palangkaraya
Editor Bolanet | 20 Juni 2012 13:05
- Proyek rehabilitasi Stadion Tuah Pahoe, markas Persepar Palangkaraya, menemui kendala.
Masalah pendanaan menghambat keberlangsungan proyek yang diharap bakal memuluskan langkah tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut untuk mendapat lisensi klub profesional.
Dari biaya yang diperkirakan bakal berjumlah Rp 15 miliar, saat ini baru tersedia Rp 1,3 miliar, dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kurang dari sepersepuluh dari jumlah yang dibutuhkan. Masalah pendanaan bisa jadi bakal mengancam proyek ini selesai tepat waktu. Padahal, Januari 2013 mendatang, roda kompetisi bakal kembali bergulir.
Demi menyelamatkan keberlangsungan proyek ini, sekaligus peluang Persepar mendapat lisensi klub profesional, Media Officer Persepar Sigit Wido berharap agar para pecinta sepak bola di Palangkaraya ikut membantu pendanaan.
Ini merupakan bentuk yang paling tepat untuk menunjukkan kecintaan pada Persepar. Ini saatnya bersatu dan gotong royong, ucap Sigit pada .
Selain itu, saya juga berharap agar para pengusaha perkebunan dan pertambangan yang banyak di wilayah ini agar bisa membantu proyek ini. Sekarang saatnya memberi dan berbagi. Jangan cuma mengambil keuntungan di sini, tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Stadion Tuah Pahoe sedang dalam proses rehabilitasi.
Yang paling krusial, dalam proyek ini adalah penambahan tribun yang diharap akan meningkatkan kapasitas stadion dari tujuh ribu penonton menjadi sepuluh ribu.
Selain itu, stadion juga akan dilengkapi penerangan agar bisa menggelar pertandingan di malam hari. (den/end)
Masalah pendanaan menghambat keberlangsungan proyek yang diharap bakal memuluskan langkah tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut untuk mendapat lisensi klub profesional.
Dari biaya yang diperkirakan bakal berjumlah Rp 15 miliar, saat ini baru tersedia Rp 1,3 miliar, dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kurang dari sepersepuluh dari jumlah yang dibutuhkan. Masalah pendanaan bisa jadi bakal mengancam proyek ini selesai tepat waktu. Padahal, Januari 2013 mendatang, roda kompetisi bakal kembali bergulir.
Demi menyelamatkan keberlangsungan proyek ini, sekaligus peluang Persepar mendapat lisensi klub profesional, Media Officer Persepar Sigit Wido berharap agar para pecinta sepak bola di Palangkaraya ikut membantu pendanaan.
Ini merupakan bentuk yang paling tepat untuk menunjukkan kecintaan pada Persepar. Ini saatnya bersatu dan gotong royong, ucap Sigit pada .
Selain itu, saya juga berharap agar para pengusaha perkebunan dan pertambangan yang banyak di wilayah ini agar bisa membantu proyek ini. Sekarang saatnya memberi dan berbagi. Jangan cuma mengambil keuntungan di sini, tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Stadion Tuah Pahoe sedang dalam proses rehabilitasi.
Yang paling krusial, dalam proyek ini adalah penambahan tribun yang diharap akan meningkatkan kapasitas stadion dari tujuh ribu penonton menjadi sepuluh ribu.
Selain itu, stadion juga akan dilengkapi penerangan agar bisa menggelar pertandingan di malam hari. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut dan Cetak Gol di PSM, Ini Komentar Abanda
Bola Indonesia 8 September 2013, 20:15
-
Imran: Harusnya PSM Dapat Dua Penalti
Bola Indonesia 8 September 2013, 17:34
-
Persepar Bangga Bisa Curi Poin di Kandang PSM
Bola Indonesia 8 September 2013, 17:05
-
Review IPL: Persepar Tahan Imbang PSM
Bola Indonesia 7 September 2013, 21:33
-
Pemulihan, Andi Oddang Bakal Dicadangkan Lawan Persepar
Bola Indonesia 6 September 2013, 21:15
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45














