Masterclass Bojan Hodak di Persib: Dari Peringkat ke-16 hingga Juara 3 Musim Beruntun
Asad Arifin | 23 Mei 2026 22:11
Bola.net - Persib Bandung tengah menikmati salah satu era terbaik dalam sejarah klub setelah sukses menjuarai BRI Super League 2025/2026. Di balik dominasi tersebut, ada sosok Bojan Hodak yang menjadi arsitek utama kebangkitan Maung Bandung.
Pelatih asal Kroasia itu datang ke Bandung pada situasi yang jauh dari ideal. Ketika resmi diperkenalkan pada 2023 untuk menggantikan Luis Milla, Persib justru sedang berada di papan bawah klasemen Liga 1 2023/2024.
Persib kala itu bahkan terjebak di posisi ke-16 dan mulai dibayangi ancaman degradasi. Atmosfer tim sedang tidak stabil dan tekanan besar datang dari publik Bandung yang terbiasa melihat timnya bersaing di papan atas.
Namun, dalam waktu singkat, Bojan Hodak mengubah arah perjalanan Persib secara drastis. Dari klub yang terpuruk di zona merah, Persib berubah menjadi mesin juara yang mendominasi sepak bola Indonesia selama tiga musim beruntun.
Datang Saat Persib Krisis, Bojan Langsung Ubah Wajah Tim

Kedatangan Bojan Hodak menjadi titik balik penting bagi Persib Bandung pada musim 2023/2024. Pria asal Kroasia itu langsung memperbaiki organisasi permainan dan membangun mental bertanding yang lebih kuat.
Persib perlahan keluar dari tekanan dan mulai tampil konsisten di bawah arahannya. Maung Bandung kemudian menutup musim reguler di posisi kedua sebelum melaju impresif pada fase championship series.
Pada partai final, Persib tampil sangat dominan saat menghadapi Madura United. Tim asuhan Bojan Hodak menang agregat 6-1 dan memastikan gelar juara Liga 1 2023/2024.
Kesuksesan tersebut langsung menempatkan Bojan dalam sejarah besar Persib. Ia menjadi pelatih asing pertama yang mampu membawa Maung Bandung meraih gelar liga Indonesia sekaligus menyabet penghargaan Pelatih Terbaik musim itu.
3 Gelar Beruntun dan Era Emas Baru Persib Bandung

Keberhasilan Bojan Hodak ternyata bukan sekadar kejutan sesaat. Pada musim 2024/2025, Persib kembali tampil konsisten dan sukses mempertahankan gelar juara Liga 1.
Gelar back-to-back dipastikan bahkan sebelum kompetisi berakhir. Persib memastikan trofi pada pekan ke-31 setelah Dewa United dan Persebaya Surabaya gagal meraih hasil maksimal.
Prestasi tersebut membuat Bojan sejajar dengan legenda Persib, Indra Thohir. Keduanya menjadi pelatih yang mampu membawa Persib menjuarai liga secara beruntun dalam era berbeda.
Musim 2025/2026 kemudian menjadi puncak masterclass Bojan Hodak di Persib Bandung. Ia membawa Persib meraih gelar ketiga beruntun setelah unggul head to head atas Borneo FC, sekaligus mengamankan penghargaan Pelatih Terbaik untuk tiga musim berturut-turut.
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga
5 Momen Paling Magis Perayaan Persib Juara BRI Super League 2025/2026: Tangis Keluarga hingga Spanduk Raksasa Bojan Hodak
Daftar Lengkap Peserta Super League 2026/2027: Persib Bandung Kedatangan 3 Penantang Baru
2 Kali Nyaris Juara, 2 Kali Patah Hati: Nasib Tragis Borneo FC dalam Perebutan Gelar Liga
Thom Haye Kehabisan Kata-kata usai Persib Juara BRI Super League: Saya Tidak Tahu Harus Bilang Apa, Kita Juara!
Kata-Kata Pertama Bojan Hodak usai Persib Juara BRI Super League: Pertahanan Kuat yang Membawa Gelar!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25










