Match Fixing Jadi Bahasan Utama Kongres FIFA di Brasil
Editor Bolanet | 12 Juni 2014 19:36
- Kongres FIFA ke-64 di Sao Paulo, Brasil pada 10-12 Juni, ternyata dihadiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Kesempatan tersebut, dihadiri Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin dan Sekretaris Jenderal (Sekjen), Joko Driyono.
Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca IP Pandjaitan, menerangkan tidak ada pembahasan terlalu serius dalam Kongres tersebut.
Paling-paling, seputar isu suap Qatar setelah memenangkan pemilihan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Selain itu, mengetok palu setelah sebalumnya membahas regulasi yang baru soal match-fixing. Kami semua sudah bertekad memerangi hal tersebut secara menyeluruh, kata Hinca.
Karema itu, agenda lain dalam bahasan Kongres yakni setiap anggota FIFA harus punya departemen khusus untuk memerangi match-fixing, sambungnya.
Match fixing atau pengaturan pertandingan adalah sesuatu yang ada, yang benar keberadaannya di dalam sepak bola. Jika tidak diperangi, bisa mewabah seprti virus penyakit dan menjadi ancaman serius.
Hinca mengakui, sebenarnya memiliki kesempatan hadir di Brasil untuk mendapatkan penjabaran-penjabaran langsung dalam memerangi match-fixing dan kasus suap dalam sepak bola. Sayangnya, dia menolak untuk memenuhi ajakan PSSI tersebut.
Saya pernah terbang ke Chile, butuh waktu yang sangat lama. Yakni, 32 jam. Karena itu, saya kapok dan sangat jenuh. Sedangkan jarak antara Chile dan Brasil, tidak terlalu jauh, tuturnya.
Lebih jauh dikatakan Hinca, setelah menyelesaikan Konges, para peserta dipastikan menyaksikan bersama-sama laga pembuka Piala Dunia 2014, yang mempertandingkan Brasil lawan Kroasia di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat (13/6) dini hari. (esa/dzi)
Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca IP Pandjaitan, menerangkan tidak ada pembahasan terlalu serius dalam Kongres tersebut.
Paling-paling, seputar isu suap Qatar setelah memenangkan pemilihan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Selain itu, mengetok palu setelah sebalumnya membahas regulasi yang baru soal match-fixing. Kami semua sudah bertekad memerangi hal tersebut secara menyeluruh, kata Hinca.
Karema itu, agenda lain dalam bahasan Kongres yakni setiap anggota FIFA harus punya departemen khusus untuk memerangi match-fixing, sambungnya.
Match fixing atau pengaturan pertandingan adalah sesuatu yang ada, yang benar keberadaannya di dalam sepak bola. Jika tidak diperangi, bisa mewabah seprti virus penyakit dan menjadi ancaman serius.
Hinca mengakui, sebenarnya memiliki kesempatan hadir di Brasil untuk mendapatkan penjabaran-penjabaran langsung dalam memerangi match-fixing dan kasus suap dalam sepak bola. Sayangnya, dia menolak untuk memenuhi ajakan PSSI tersebut.
Saya pernah terbang ke Chile, butuh waktu yang sangat lama. Yakni, 32 jam. Karena itu, saya kapok dan sangat jenuh. Sedangkan jarak antara Chile dan Brasil, tidak terlalu jauh, tuturnya.
Lebih jauh dikatakan Hinca, setelah menyelesaikan Konges, para peserta dipastikan menyaksikan bersama-sama laga pembuka Piala Dunia 2014, yang mempertandingkan Brasil lawan Kroasia di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat (13/6) dini hari. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







