Mengenaskan, Pembinaan Sepakbola di Jatim Mandek
Editor Bolanet | 1 Juli 2016 10:45
Haruna menceritakan tentang fenomena peserta seleksi Madura United U-21 yang jumlahnya sangat besar, lebih dari 600 orang. Mereka tak hanya datang dari Pulau Garam, ada pula dari sejumlah kota di Jawa Timur (Jatim) seperti Kediri hingga Malang.
Mungkin di satu sisi ini berkah bagi Madura United karena kita bisa menyeleksi banyak pemain.Tapi ada fenomena tidak sederhana. Itulah fakta bahwa perjalanan pembinaan sepakbola di Jawa Timur ini mandek, kritik Haruna.
Mantan manajer Persebaya ini menilai, para pesepakbola muda kekurangan wahana atau wadah untuk menampung talenta-talenta yang waktunya berkembang itu. Padahal, ini seharusnya menjadi tugas dari Asprov PSSI Jatim.
Pemain banyak atau hasil pembinaan banyak, tapi tidak terserap ke klub, perkumpulan atau turnamen. Sehingga begitu ada seleksi di sebuah tim, datang dia dengan berbondong-bondong. Ini seperti fenomena gunung es. Ini baru U-21 lho, bagaimana yang usia di bawahnya, tutupnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















