"Menpora Harus Turun Tangan Atasi Polemik di BTN"
Editor Bolanet | 27 Maret 2013 18:15
- Polemik yang terjadi pasca Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI masih saja terus berlangsung, terutama terkait struktur Badan Tim Nasional (BTN). Menurut Anggota Komisi X DPR Jefri Riwu Kore, salah satu cara mengatasi masalah tersebut adalah keterlibatan langsung Menpora Roy Suryo.
Saya pikir Menpora Roy Suryo harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang muncul pasca KLB PSSI, salah satunya persoalan stuktur BTN, yang menurut informasi, belum ada, tetapi sudah ada yang mengangkat diri menjadi wakil sehingga secara mendadak mengganti pelatih yang ditetapkan BTN, kata Jefri seperti dilansir Antara.
Ditambahkan olehnya, polemik yang terjadi di PSSI dan BTN semakin kentara saat terjadi pergantian pelatih kepala timnas secara mendadak dari Luis Manuel Blanco kepada duet Rahmad Darmawan dan Jaksen F Tiago.
Ketua BTN telah menentukan Blanco sebagai pelatih, tetapi pada saat Irsan (Ketua BTN) tidak ada, orang lain bisa mengganti pelatih secara gampang. Kejadian ini memberi kesan BTN tidak mempunyai legitimasi struktur kepengurusan, katanya.
Untuk mengatasi persoalan ini, Jefri pun menyebut nama Roy Suryo sebagai salah satu tokoh yang mampu meredakan polemik tersebut. Apalagi sebelumnya nama yang sama juga sukses memfasilitasi pelaksanaan KLB PSSI.
Hal ini perlu solusi lagi oleh Kemenpora dan semua pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk memajukan sepakbola Indonesia, ujarnya.
Sebagai wakil rakyat saya melihat Menpora ini tidak neko-neko, yang dilihat aturannya saja sehingga semua pada koridor yang benar, pungkasnya. (ant/dzi)
Saya pikir Menpora Roy Suryo harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang muncul pasca KLB PSSI, salah satunya persoalan stuktur BTN, yang menurut informasi, belum ada, tetapi sudah ada yang mengangkat diri menjadi wakil sehingga secara mendadak mengganti pelatih yang ditetapkan BTN, kata Jefri seperti dilansir Antara.
Ditambahkan olehnya, polemik yang terjadi di PSSI dan BTN semakin kentara saat terjadi pergantian pelatih kepala timnas secara mendadak dari Luis Manuel Blanco kepada duet Rahmad Darmawan dan Jaksen F Tiago.
Ketua BTN telah menentukan Blanco sebagai pelatih, tetapi pada saat Irsan (Ketua BTN) tidak ada, orang lain bisa mengganti pelatih secara gampang. Kejadian ini memberi kesan BTN tidak mempunyai legitimasi struktur kepengurusan, katanya.
Untuk mengatasi persoalan ini, Jefri pun menyebut nama Roy Suryo sebagai salah satu tokoh yang mampu meredakan polemik tersebut. Apalagi sebelumnya nama yang sama juga sukses memfasilitasi pelaksanaan KLB PSSI.
Hal ini perlu solusi lagi oleh Kemenpora dan semua pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk memajukan sepakbola Indonesia, ujarnya.
Sebagai wakil rakyat saya melihat Menpora ini tidak neko-neko, yang dilihat aturannya saja sehingga semua pada koridor yang benar, pungkasnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:03
-
Lamine Yamal, Kualitas Langka yang Mengingatkan pada Lionel Messi
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:55
-
Senjata Rahasia Spanyol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:42
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Layak Dibayar dengan Tiket Termahal
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:34
-
Ousmane Dembele Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik yang Pernah Ia Lihat
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:24
-
Susunan Pemain Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 01:10
-
Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Piala Dunia 14 Juni 2026, 00:49
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














