Menpora Minta GP Ansor dan Banser Ikut Mengawal Sepakbola Indonesia
Editor Bolanet | 27 April 2015 11:44
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi meminta GP Ansor dan Banser ikut mengawal sepakbola yang ada di Tanah Air untuk berjalan ke arah yang lebih baik.
Selain itu, Menpora juga mengajak supaya GP Ansor dan Banser terus berkontribusi dengan ketulusan dan tanpa pamrih menjaga keutuhan NKRI. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Apel Akbar Hari Lahir Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-81, di Alun-Alun Kota Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (26/4) kemarin.
Apapun yang saya lakukan baik terhadap persepakbolaan Indonesia dan cabang olahraga lainnya, itu semua demi martabat dan harkat Bangsa Indonesia. tidak boleh lagi prestasi sepakbola Indonesia kalah dengan Timor Leste, ujar Imam.
Saat ini, peringkat sepakbola kita di rangking ke-7 di ASEAN. Tentu, ini bukan hal yang membanggakan, imbuhnya.
Sementara itu, Imam Nahrawi juga menegaskan jika Persebaya Surabaya dan Arema Cronus tetap bisa mengikuti lanjutan kompetisi QNB League musim 2015.
Syaratnya, dua klub asal Jawa Timur tersebut harus menyelesaikan masalah legalitas. Untuk itu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibantu pihak-pihak terkait, akan membantu mencari jalan keluarnya. [initial]
(esa/pra)
Selain itu, Menpora juga mengajak supaya GP Ansor dan Banser terus berkontribusi dengan ketulusan dan tanpa pamrih menjaga keutuhan NKRI. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Apel Akbar Hari Lahir Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-81, di Alun-Alun Kota Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (26/4) kemarin.
Apapun yang saya lakukan baik terhadap persepakbolaan Indonesia dan cabang olahraga lainnya, itu semua demi martabat dan harkat Bangsa Indonesia. tidak boleh lagi prestasi sepakbola Indonesia kalah dengan Timor Leste, ujar Imam.
Saat ini, peringkat sepakbola kita di rangking ke-7 di ASEAN. Tentu, ini bukan hal yang membanggakan, imbuhnya.
Sementara itu, Imam Nahrawi juga menegaskan jika Persebaya Surabaya dan Arema Cronus tetap bisa mengikuti lanjutan kompetisi QNB League musim 2015.
Syaratnya, dua klub asal Jawa Timur tersebut harus menyelesaikan masalah legalitas. Untuk itu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibantu pihak-pihak terkait, akan membantu mencari jalan keluarnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Menpora Optimistis Pertemuan Bersama Klub Berbuah Positif
- Ikut Sepakbola Jalanan ala Aremania, Ini Kata Suharno
- Protes BOPI dan Menpora, Aremania Gelar Pertandingan di Jalanan
- Nasib Tak Jelas, Persebaya Tunggu Instruksi Manajemen
- PBR Gagal Tantang Arema, Dejan Antonic Kecewa
- Batal Gelar Laga, Persebaya Rugi 100 Juta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















