Menpora Optimis Indonesia Aman Dari Sanksi FIFA
Editor Bolanet | 29 Mei 2015 21:49
- Perasaan berbeda tengah dialami para pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Di sisi PSSI, sangat takut FIFA memberikan sanksinya. Hal tersebut, akibat Menpora Imam Nahrawi memberikan surat keputusan (SK) nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap PSSI.
Jika hal tersebut tidak segera dicabut Menpora Imam Nahrawi, maka dikhawatirkan Indonesia benar-benar mendapatkan sanksi dari FIFA.
Saya optimistis bahwa Indonesia aman dari sanksi yang dijanjikan oleh FIFA. Karena FIFA sendiri tengah dihadapi masalah korupsi yang melibatkan beberapa pejabat penting mereka. Jadi, bagaimana mau memberikan suspend, kalau sedang bermasalah, kata Menpora Imam Nahrawi.
Skandal yang melilit mereka, harus tuntas dulu, baru nanti bicara pembenahan federasi di negara-negara, sambungnya.
Beberapa hari menjelang Kongres dan pemilihan Presiden FIFA di Zurich, Swiss, sembilan petinggi FIFA ditangkap karena diduga terlibat kasus korupsi sepak bola dunia. Karena itu, Menpora Imam Nahrawi mengatakan bahwa FIFA harus menyelesaikan kasus tersebut.
Faktanya, induk federasi ada soal besar, soal skandal suap dan korupsi. Harus ada penjelasan detail. Kami akan tunduk jika mereka bersih dan tidak sembrono seperti yang terlihat saat ini, pungkasnya. (esa/dzi)
Di sisi PSSI, sangat takut FIFA memberikan sanksinya. Hal tersebut, akibat Menpora Imam Nahrawi memberikan surat keputusan (SK) nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap PSSI.
Jika hal tersebut tidak segera dicabut Menpora Imam Nahrawi, maka dikhawatirkan Indonesia benar-benar mendapatkan sanksi dari FIFA.
Saya optimistis bahwa Indonesia aman dari sanksi yang dijanjikan oleh FIFA. Karena FIFA sendiri tengah dihadapi masalah korupsi yang melibatkan beberapa pejabat penting mereka. Jadi, bagaimana mau memberikan suspend, kalau sedang bermasalah, kata Menpora Imam Nahrawi.
Skandal yang melilit mereka, harus tuntas dulu, baru nanti bicara pembenahan federasi di negara-negara, sambungnya.
Beberapa hari menjelang Kongres dan pemilihan Presiden FIFA di Zurich, Swiss, sembilan petinggi FIFA ditangkap karena diduga terlibat kasus korupsi sepak bola dunia. Karena itu, Menpora Imam Nahrawi mengatakan bahwa FIFA harus menyelesaikan kasus tersebut.
Faktanya, induk federasi ada soal besar, soal skandal suap dan korupsi. Harus ada penjelasan detail. Kami akan tunduk jika mereka bersih dan tidak sembrono seperti yang terlihat saat ini, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
















