Menpora: PSSI Harus Rekonsiliasi Selesaikan Dualisme
Editor Bolanet | 6 Maret 2012 14:35
- , Andi Mallarangeng kembali meminta kepada untuk melakukan rekonsiliasi dan menghentikan dualisme yang terjadi di sepakbola Indonesia.
Ditemui di Istana Negara, Andi mengaku telah melakukan pembahasan mengenai masalah ini dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan diambil keputusan bahwa pemerintah tak akan melakukan intervensi kepada PSSI karena melanggar aturan FIFA.
Namun, Andi menegaskan bahwa Pemerintah tetap memiliki kewenangan, yakni dalam kaitannya dengan Tim Nasional Indonesia, karena Timnas saat ini bukanlah tim terbaik, karena mengabaikan pemain yang ada di kompetisi lain.
Selama Timnas itu bukan yang terbaik, dan dibentuk dengan diskriminasi atas dasar apapun, maka pemerintah memutuskan untuk tidak memfasilitasi, sampai Timnas benar-benar dibentuk dengan putra terbaik bangsa, tegas Andi.
Selain tak akan memfasilitasi Timnas, dalam hal pendanaan dan juga fasilitas lain, Andi meminta kepada PSSI untuk melakukan rekonsiliasi, dan segera menyelesaikan masalah dualisme yang terjadi.
Kami dorong untuk dilakukan rekonsiliasi segera. Kita dorong bagaimana menyelesaikan semua ini, tegasnya.
Yang kami sarankan adalah yang sudah saya sampaikan berkali-kali, dualisme ini diselesaikan. Kalau bisa dilebur bagus sekali. Kalau tidak, dua kompetisi berjalan di bawah PSSI, PSSI mengakui ISL, ISL mengakui PSSI.
Dengan demikian, lanjut Andi, PSSI bisa membuat Timnas yang terbaik, yang berasal darimana pun. Tanpa diskriminasi suku, agama, asal klub.
Itu yang kita inginkan. Bagi pemerintah kepentingan nasionalnya adalah kepentingan bagaimana Merah Putih dibela oleh putra-putra terbaik bangsa.
Yang pasti kami tidak melakukan intervensi. Tetapi yang kita lakukan adalah hanya sebatas dari apa yang menjadi kewenangan pemerintah, tandasnya. (yul/end)
Ditemui di Istana Negara, Andi mengaku telah melakukan pembahasan mengenai masalah ini dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan diambil keputusan bahwa pemerintah tak akan melakukan intervensi kepada PSSI karena melanggar aturan FIFA.
Namun, Andi menegaskan bahwa Pemerintah tetap memiliki kewenangan, yakni dalam kaitannya dengan Tim Nasional Indonesia, karena Timnas saat ini bukanlah tim terbaik, karena mengabaikan pemain yang ada di kompetisi lain.
Selama Timnas itu bukan yang terbaik, dan dibentuk dengan diskriminasi atas dasar apapun, maka pemerintah memutuskan untuk tidak memfasilitasi, sampai Timnas benar-benar dibentuk dengan putra terbaik bangsa, tegas Andi.
Selain tak akan memfasilitasi Timnas, dalam hal pendanaan dan juga fasilitas lain, Andi meminta kepada PSSI untuk melakukan rekonsiliasi, dan segera menyelesaikan masalah dualisme yang terjadi.
Kami dorong untuk dilakukan rekonsiliasi segera. Kita dorong bagaimana menyelesaikan semua ini, tegasnya.
Yang kami sarankan adalah yang sudah saya sampaikan berkali-kali, dualisme ini diselesaikan. Kalau bisa dilebur bagus sekali. Kalau tidak, dua kompetisi berjalan di bawah PSSI, PSSI mengakui ISL, ISL mengakui PSSI.
Dengan demikian, lanjut Andi, PSSI bisa membuat Timnas yang terbaik, yang berasal darimana pun. Tanpa diskriminasi suku, agama, asal klub.
Itu yang kita inginkan. Bagi pemerintah kepentingan nasionalnya adalah kepentingan bagaimana Merah Putih dibela oleh putra-putra terbaik bangsa.
Yang pasti kami tidak melakukan intervensi. Tetapi yang kita lakukan adalah hanya sebatas dari apa yang menjadi kewenangan pemerintah, tandasnya. (yul/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Setelah Elliot Anderson, Manchester City Incar Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 10:30
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
-
MU Melawan! Setan Merah Tingkatkan Tawaran untuk Mateus Fernandes!
Liga Inggris 28 Juni 2026, 08:30
-
Man of the Match Panama vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:20
-
Man of the Match Kroasia vs Ghana: Petar Sucic
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:07
-
Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:04
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:21
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







