Menpora Tak Mau Bubarkan ISL
Editor Bolanet | 31 Januari 2013 19:33
- Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Roy Suryo menegaskan, kompetisi Indonesia Super League (ISL) tidak akan dibubarkan. Meski Roy menyadari bahwa ISL tidak sah di mata PSSI.
“Saya tidak akan menghentikan kompetisi yang sudah berjalan (ISL) meskipun katakanlah kompetisi itu tidak sesuai aturan yang di PSSI, selama kompetisi yang secara de jure belum berjalan,” ujar Roy ditemui di gedung KONI Jawa Barat, Kamis (31/1).
Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) sendiri baru digelar pada 9 Februari mendatang. Roy lebih lanjut mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi kedua kompetisi.
“Liga yang secara de jure itu sudah berjalan barulah bisa kita nilai plus minusnya dan kasus pembayaran gaji juga harus selesai,” tutur Roy.
Sementara, terkait polemik PSSI dan KPSI, Roy mengaku sudah memberikan tenggat waktu agar kedua kubu menyelesaikan masalah yang berlarut-larut.
“Saya akan melakukan hal-hal yang terukur dan tegas tapi harus memang manusiawi. Saya tidak akan membubarkan PSSI atau KPSI tetapi kita akan berikan tenggat waktu. Semua punya kelemahan versi Pak La Nyalla (KPSI) atau Pak Djohar (PSSI),” terangnya.
Roy juga mengaku sudah bertemu dengan dua tokoh yang disebutnya berpengaruh di PSSI dan KPSI. “Saya sudah mencatat komitmen Pak Nirwan dan Pak Arifin juga,” tandasnya. (hug/dzi)
“Saya tidak akan menghentikan kompetisi yang sudah berjalan (ISL) meskipun katakanlah kompetisi itu tidak sesuai aturan yang di PSSI, selama kompetisi yang secara de jure belum berjalan,” ujar Roy ditemui di gedung KONI Jawa Barat, Kamis (31/1).
Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) sendiri baru digelar pada 9 Februari mendatang. Roy lebih lanjut mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi kedua kompetisi.
“Liga yang secara de jure itu sudah berjalan barulah bisa kita nilai plus minusnya dan kasus pembayaran gaji juga harus selesai,” tutur Roy.
Sementara, terkait polemik PSSI dan KPSI, Roy mengaku sudah memberikan tenggat waktu agar kedua kubu menyelesaikan masalah yang berlarut-larut.
“Saya akan melakukan hal-hal yang terukur dan tegas tapi harus memang manusiawi. Saya tidak akan membubarkan PSSI atau KPSI tetapi kita akan berikan tenggat waktu. Semua punya kelemahan versi Pak La Nyalla (KPSI) atau Pak Djohar (PSSI),” terangnya.
Roy juga mengaku sudah bertemu dengan dua tokoh yang disebutnya berpengaruh di PSSI dan KPSI. “Saya sudah mencatat komitmen Pak Nirwan dan Pak Arifin juga,” tandasnya. (hug/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah 15 Tahun, Akhirnya Menpora Tak Lagi Berkumis Tebal
Bola Indonesia 23 Oktober 2019, 11:37
-
Persela Ikat Samsul Arif dan Sadil Ramdani
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 11:01
-
Arema FC Tegaskan Status Ahmad Nufiandani
Bola Indonesia 18 Januari 2017, 16:02
-
Sembilan Pemain Lokal Gabung Bhayangkara FC
Bola Indonesia 18 Januari 2017, 14:25
LATEST UPDATE
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




