Menpora Tegaskan Semua Level Kompetisi Melalui Tim Transisi
Editor Bolanet | 8 Mei 2015 23:06
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, optimis kompetisi musim 2015 dapat kembali dilanjutkan. Utamanya, masing-masing yakni untuk kompetisi QNB League dan Divisi Utama.
Bahkan ditegaskannya, tidak hanya dua kasta kompetisi profesional yang bakal diproyeksi untuk berkompetisi di bawah kendali Tim Transisi.
Tentu, yang ada sekarang, itulah yang ikut. Mulai dari peserta ISL (QNB League), Divisi Utama, perserikatan, nusantara, dan yang lain. Semoga mereka mau, kata Menpora, Imam Nahrawi.
Upaya tersebut, dipastikan mengalami rintangan yang berat. Sebab sebelumnya, klub-klub QNB league sudah bersepakat untuk tetap mengikuti PSSI dan menolak kompetisi di bawah Tim Transisi yang dibentuk Menpora, Imam Nahrawi karena takut mendapat sanksi.
Apalagi, PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti, masih diakui FIFA. Tim Transisi yang diisi sebanyak 17 nama, dibentuk sesuai surat keputusan Menpora tertanggal 17 April dan akan bertugas menjalankan kewenangan PSSI, yang telah dibekukan.
Tugas tim tersebut, di antaranya untuk menjalankan kompetisi lewat sebuah operator, mengelola tim nasional Indonesia, termasuk U-23 yang akan berlaga di SEA Games, serta membentuk kepengurusan baru PSSI. (esa/dzi)
Bahkan ditegaskannya, tidak hanya dua kasta kompetisi profesional yang bakal diproyeksi untuk berkompetisi di bawah kendali Tim Transisi.
Tentu, yang ada sekarang, itulah yang ikut. Mulai dari peserta ISL (QNB League), Divisi Utama, perserikatan, nusantara, dan yang lain. Semoga mereka mau, kata Menpora, Imam Nahrawi.
Upaya tersebut, dipastikan mengalami rintangan yang berat. Sebab sebelumnya, klub-klub QNB league sudah bersepakat untuk tetap mengikuti PSSI dan menolak kompetisi di bawah Tim Transisi yang dibentuk Menpora, Imam Nahrawi karena takut mendapat sanksi.
Apalagi, PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti, masih diakui FIFA. Tim Transisi yang diisi sebanyak 17 nama, dibentuk sesuai surat keputusan Menpora tertanggal 17 April dan akan bertugas menjalankan kewenangan PSSI, yang telah dibekukan.
Tugas tim tersebut, di antaranya untuk menjalankan kompetisi lewat sebuah operator, mengelola tim nasional Indonesia, termasuk U-23 yang akan berlaga di SEA Games, serta membentuk kepengurusan baru PSSI. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








