Menpora Ungkap Alasan Tetap Ragukan Sanksi dan Surat FIFA
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 19:42
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan jika tetap pada pendiriannya dalam menyikapi sanksi FIFA terhadap Indonesia. Bahkan, Menpora Imam terlihat masih meragukan surat sanksi FIFA yang ditandatangani oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke pada 30 Mei tersebut.
Kami belum menerima langsung surat FIFA lewat Jerome Valcke, seperti apa surat itu. Kami ingin melihat apakah ditandatangani Sekjen. Kalau betul, kami masih menyangsikan kredibilitas otoritas dan sebagainya, ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Munculnya surat tersebut, setelah persoalan di sepak bola Indonesia tidak selesai hingga batas waktu yang ditetapkan FIFA dalam surat tertanggal 4 Mei. Sedangkan sebelumnya, FIFA meminta PSSI menyelesaikan persoalan dengan Menpora, Imam Nahrawi, terkait pembekuan yang berujung batalnya penyelenggaraan kompetisi, hingga 29 Mei.
Bahkan, FIFA sudah menegaskan surat sanksi tersebut setelah adanya pembahasan di forum Komite Eksekutif (Exco) FIFA dan dirilis dalam situs resmi FIFA.
Surat itu keluar setelah Kongres berlangsung. Padahal, di Kongres tidak ada agenda pembahasan Indonesia. Ini yang kami pertanyakan. Kalau nyata dan benar, ini momentum untuk mengevaluasi bersama-sama, imbuhnya.
Kalau disanksi saat Kongres, tentu akan lebih memalukan lagi karena akan tertulis di layar paling besar di Kongres tersebut. Di layar ditulis anggota yang hadir yaitu 209, sementara tidak hadir 0. Begitu juga anggota yang disanksi. Kalau disanksi, tentu Indonesia akan dilihat anggota FIFA lainnya, tutupnya (esa/dzi)
Kami belum menerima langsung surat FIFA lewat Jerome Valcke, seperti apa surat itu. Kami ingin melihat apakah ditandatangani Sekjen. Kalau betul, kami masih menyangsikan kredibilitas otoritas dan sebagainya, ungkap Menpora Imam Nahrawi.
Munculnya surat tersebut, setelah persoalan di sepak bola Indonesia tidak selesai hingga batas waktu yang ditetapkan FIFA dalam surat tertanggal 4 Mei. Sedangkan sebelumnya, FIFA meminta PSSI menyelesaikan persoalan dengan Menpora, Imam Nahrawi, terkait pembekuan yang berujung batalnya penyelenggaraan kompetisi, hingga 29 Mei.
Bahkan, FIFA sudah menegaskan surat sanksi tersebut setelah adanya pembahasan di forum Komite Eksekutif (Exco) FIFA dan dirilis dalam situs resmi FIFA.
Surat itu keluar setelah Kongres berlangsung. Padahal, di Kongres tidak ada agenda pembahasan Indonesia. Ini yang kami pertanyakan. Kalau nyata dan benar, ini momentum untuk mengevaluasi bersama-sama, imbuhnya.
Kalau disanksi saat Kongres, tentu akan lebih memalukan lagi karena akan tertulis di layar paling besar di Kongres tersebut. Di layar ditulis anggota yang hadir yaitu 209, sementara tidak hadir 0. Begitu juga anggota yang disanksi. Kalau disanksi, tentu Indonesia akan dilihat anggota FIFA lainnya, tutupnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Terungkap, Matheus Cunha Cedera, Bisa Main Lawan Brentford?
Liga Inggris 22 April 2026, 09:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














