Nostalgia Bola: Ketika Saktiawan Sinaga Tak Sadarkan Diri di Lapangan Gara-Gara Belut
Afdholud Dzikry | 13 April 2020 09:05
Bola.net - Benturan antar pemain, saling melepas tekel dalam merebut bola, hingga beradu badan untuk melindungi bola adalah hal yang lumrah terjadi di sepak bola. Karena itu juga, banyak yang menyebut sepak bola adalah olahraga keras dan berisiko tinggi.
Demi profesionalisme, tiap pemain selalu tampil all out. Bahkan, mereka seolah melupakan risiko besar yang bisa saja terjadi. Totalitas ini pula yang pernah ditunjukkan Saktiawan Sinaga ketika membela Persik Kediri pada Indonesia Super League (ISL) 2009.
Siapa sangka, pemain asal Medan, Sumut, itu pernah hampir kehilangan nyawa ketika Persik mengalahkan Persija 2-0 pada laga ISL, di Stadion Brawijaya Kota Kediri, 5 Mei 2009.
Musibah yang dialami mantan striker Timnas Indonesia ini bukan lantaran benturan dengan pemain Macan Kemayoran. Tapi gara-gara The Dragon, julukan Saktiawan Sinaga, menyantap belut terlalu banyak pada malam sebelum pertandingan digelar.
"Saya sangat suka belut dan bebek goreng. Sehari sebelum tanding, saya beli belut tiga kilogram. Belut itu saya masak rica-rica. Saya sendiri yang mengolahnya. Sebagian saya kirim ke rumah May (Mahyadi Panggabean) dan Legimin. Tapi mereka menolak," kenang Saktiawan Sinaga.
Karena dua eks sahabat di PSMS itu menolak menu belut rica-rica itu, Saktiawan pulang ke rumah, mencuci dan menggoreng belut tersebut. "Habis digoreng, belut itu saya habiskan sendiri. Esok harinya, dada dan punggung saya terasa berat. Setelah dipijit istri, rasa pegal itu hilang, dan saya main lawan Persija," katanya.
Sulit Bernafas
Pada duel tersebut, Saktiawan Sinaga mencetak satu gol. Namun, pada menit ke-80, tiba-tiba dia roboh di tengah lapangan. Mahyadi dan Legimin langsung manghampiri Saktiawan yang mengeluhkan sakit di perutnya.
"Sakitnya luar biasa, bang. Dadaku sesak dan sulit bernapas. Saya juga muntah-muntah di lapangan. Setelah itu, beberapa menit saya tak ingat apa-apa lagi. Saya pikir waktu itu, nyawa ini sudah out," tuturnya.
Berkat kesigapan tim medis dan dokter tim nyawanya bisa diselamatkan. Suami Nadila Soraya Lubis ini ditandu keluar lapangan dan pernapasan dibantu dengan oksigen.
Saktiawan langsung dilarikan ke ICU RSUD Gambiran Kota Kediri. Setelah pertandingan yang mendebarkan seluruh tim dan suporter Persik itu, rekan setim menjenguk Saktiawan Sinaga.
"Kata dokter tim, saya mengalami gagal napas, karena overdosis makan belut, akibatnya kadar kolesterol sangat tinggi. Kolesterol itu menyebabkan oksigen susah masuk ke paru-paru, otak, dan jantung," ucapnya.
Tes Kardiologi
Sosok kelahiran, Medan, 19 Februari 1982 ini mengaku bersyukur bisa selamat dari tragedi tersebut. Bahkan, setelah meninggalkan Persik, Saktiawan bisa melanjutkan karier di Semen Padang, Mitra Kukar, hingga PSS Sleman.
"Habis kejadian itu, saya sempat dipanggil Timnas Pra Piala Dunia yang ditangani Om Beni Dollo. Saya sempat tes kardiologi untuk uji jantung. Hasilnya bagus, karena saya memang tak punya kelainan jantung," ujarnya.
Pria yang baru saja ditinggal wafat ayahnya Sudin Sinaga ini mengaku masih gemar menyantap belut dan bebek goreng.
"Saya tak bisa hilangkan hobi itu, bang. Tapi sekarang saya tak banyak makan belut. Ngeri kalau ingat kejadian di Persik sebelas tahun lalu," katanya.
Saksikan Video Menarik Berikut Ini
Disadur dari: Bola.com (Gatot Susetyo/Yus Mei)
Published: 12/4/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Link Live Streaming Persija vs Persik di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persik 26 Oktober 2026
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 08:12
-
Persik Kediri Tebar Ancaman pada Persija Jakarta
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 22:10
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





