PBFC Sukses Tumbangkan Surabaya United
Editor Bolanet | 13 Desember 2015 17:32
Kans pertama Surabaya United dari sepak pojok Ilham Udin menit keempat. Namun bola berhasil ditepis kiper Galih Sudaryono. Surabaya United membuka keunggulan pada menit ke-11 lewat Ilham Udin Armaiyn. Lolos dari jebakan offside, Ilham sukses mengoyak jala PBFC setelah terlebih dulu mengecoh kiper Galih Sudaryono. PBFC baru mendapat kesempatan menit ke-18 lewat Arpani.
Tapi tendangannya terlalu lemah dan menyamping di kanan gawang Jandri Pitoy. Meski hanya mengandalkan serangan balik, PBFC terus berusaha mengejar ketertinggalan. Hanya saja penyelesaian akhirnya terlalu lemah. Sedangkan serangan Surabaya United terlalu menitik beratkan pada pergerakan Ilham Udin. Apalagi Ilham berulang kali berhasil mengecoh Diego Michiels.
Sebuah kesalahan koordinasi dilakukan kiper Galih Sudaryono dan bek Goran Gancev. Berniat sapu bersih, bola sepakan Galih justru jatuh di kaki Evan Dimas. Sayang, meski tinggal berhadapan satu-lawan satu, tendangan Evan berhasil digagalkan penjaga gawang asal Karanganyar itu. Sebuah peluang emas dicetak Jajang Mulyana pada menit ke-37. Berawal dari crossing Terens Puhiri, Jajang menyambutnya dengan sebuah heading. Sayang arah bola tak terarah.
Tak lama berselang giliran Sultan Samma yang memperoleh kans. Akan tetapi sundulannya mampu diantisipasi kiper Jandri Pitoy. Tempo pertandingan menurun menjelang pertandingan babak pertama usai. Peluang emas kedua Evan Dimas diperoleh di masa injury time. Memperoleh umpan silang Pedro, sontekan Evan berhasil ditepis kiper Galih. Skor 1-0 untuk keunggulan Surabaya United bertahan hingga turun minum.
Babak kedua baru berjalan dua menit, PBFC menyamakan kedudukan jadi 1-1 lewat tendangan bebas Rizky Pora. Lepas itu, dua kesempatan didapat Terens Puhiri. Hanya saja belum berujung gol. Berhasil menyamakan kedudukan membuat PBFC semakin percaya diri. Masuk menit ke-55, Jajang Mulyana melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Kali ini bola melebar di kiri gawang.
PBFC berhasil membalikkan skor menjadi 2-1 saat Goran Gancev mencetak gol di menit ke-59. Menyambut sepak pojok Srdjan Lopicic, heading Goran gagal diamankan kiper Jandri Pitoy. PBFC bisa saja menggandakan skor jika tendangan bebas Rizky Pora tak ditepir Jandri di menit ke-65. Sebuah aksi indah dilakukan Terens Puhiri pada menit ke-67. Setelah melewati dua bek PBFC, ia melepaskan tembakan keras. Sayang bola mampu ditepis Pitoy.
Pada 20 menit menjelang laga usai, Surabaya United melakukan pergantian dengan memasukkan kiper Thomas Rian Bayu dan Slamet Nur Cahyono. Tak hanya itu, pelatih Ibnu Grahan juga memasukkan Thiago Furtuoso dan . Sayangnya pergantian ini belum membuahkan hasil yang memuaskan. Mereka masih belum mampu keluar dari tekanan Pesut Etam, julukan PBFC.
Sebuah kesempatan diperoleh Sandy Sute lewat tendangan dari luar kotak penalti. Tapi kiper Thomas dengan cerdik berhasil menghalau bola.
Pada menit ke-90, pertandingan dihentikan saat Rudi Widodo melakukan tackling keras kepada Fandi Ahmad. Hal ini memicu amaran dari Fandi. Ia lantas mendorong Rudi. Tak terima kawannya didorong, Putu Gede membalas ke Fandi. Putu pun dikerubungi sejumlah pemain, termasuk Diego Michiels. Atas tindakannya ini, Rudi diganjar kartu merah. Skor 2-1 untuk PBFC bertahan hingga pluit panjang. (faw/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Media Spanyol Sebut Transfer Faubert ke Borneo FC Absurd
Bola Indonesia 24 Januari 2018, 10:56
-
Resmi, Borneo FC Rekrut Mantan Pemain Real Madrid Ini
Bola Indonesia 18 Januari 2018, 14:39
-
Debut Pahit Terens Puhiri di Thailand
Bola Indonesia 11 Januari 2018, 12:26
-
Resmi, Borneo FC Angkat Ponaryo Jadi Pelatih Kepala
Liga Inggris 26 Desember 2017, 10:10
-
Arema FC Daratkan Eks Fullback Borneo FC
Bola Indonesia 23 Desember 2017, 18:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
