Pelatih Arema FC Menyebut Persija Jakarta Kepayahan
Dimas Ardi Prasetya | 1 Agustus 2019 00:58
Bola.net - Milomir Seslija angkat bicara soal Persija Jakarta, yang akan menjadi lawan anak asuhnya pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih Arema FC ini menilai, Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- saat ini tak berada dalam kondisi kepayahan.
"Persija memulai kompetisi lebih awal, karena bermain di kompetisi Asia. Ini membuat para pemain mereka kelelahan dalam menjalani kompetisi lokal," ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija.
"Ini semua membuat penampilan Persija jeblok," sambungnya.
Arema sendiri akan menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan 12 Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (03/08) sore.
Saat ini, Arema berada di posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 18 angka dari 10 pertandingan. Sedangkan Persija saat ini masih terdampar di peringkat 17 dengan koleksi enam angka dari tujuh laga.
Posisi ini sangatlah mengecewakan bagi tim dengan reputasi seperti Persija. Kekecewaan inilah yang memicu pergantian pelatih di kubu Macan Kemayoran beberapa waktu lalu.
Bagaimana pengaruh perubahan pelatih di kubu Persija? Simak di bawah ini.
Ganti Pelatih Tak Tuntaskan Masalah
Milo pun menyoroti pergantian pelatih di kubu Persija Jakarta, beberapa waktu lalu. Pelatih asal Bosnia ini menyebut bahwa perubahan nakhoda Persija, dari Ivan Kolev ke Julio Banuelos, tak banyak mengubah keadaan.
"Mereka berpikir bahwa mengganti pelatih bakal menuntaskan masalah. Namun, ini hanya temporer. Dalam waktu singkat mungkin mereka bagus, tapi lama kelamaan mereka akan kembali turun," papar Milo.
"Mengganti pelatih pun justru menimbulkan masalah lagi. Pemain harus bisa menyesuaikan gaya bermain dengan pelatih baru," sambungnya.
Harus Beradaptasi
Lebih lanjut, Milo menyebut bahwa pergantian pelatih ini juga menghadirkan masalah lain. Pelatih baru, menurut juru taktik berusia 55 tahun tersebut, tak bisa langsung mengubah timnya.
"Perubahan dalam waktu singkat akan membuat kebingungan. Semua perlu waktu," kata Milo.
"Seperti bayi yang baru minum susu, jika rasa susu itu terus berubah, tentu tak akan baik bagi si bayi," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Coba Tikung PSG untuk Transfer Yan Diomande
Liga Spanyol 25 Juli 2026, 14:40
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini, Sabtu 25 Juli 2026
Bola Indonesia 25 Juli 2026, 13:37
-
Football Bag Ala Anak Bola, 5 Barang Ini Jangan Sampai Ketinggalan
Lain Lain 25 Juli 2026, 08:40
-
Hajar Rosenborg, Manchester United Pesta Gol di Norwegia
Liga Inggris 25 Juli 2026, 00:50














